Pesantren Didorong Kelola Limbah Berbasis Alam

  • 13 Agt 2026 14:47 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Lampung Timur - Institut Teknologi Sumatera mengenalkan teknologi constructed wetland kepada santri Pondok Pesantren Tahfidz Al-Qur’an Assahil, Desa Tanjung Wangi, Lampung Timur.

Teknologi berbasis alam ini diperkenalkan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang melibatkan dosen dan mahasiswa KKN Rekognisi 2026.

Ketua Tim PkM, Indah Yusliga Sari Purba, mengatakan constructed wetland meniru proses alami lahan basah dalam mengolah air limbah dengan memanfaatkan media filter, mikroorganisme, dan tanaman.

"Santri diajak mempraktikkan pembuatan sistem pengolahan limbah dari aktivitas laundry, menggunakan vegetasi seperti bunga tasbih dan eceng gondok," ucapnya dilansir dari Itera, Kamis, 13 Agustus 2026.

Sementara itu, santri belajar memantau pertumbuhan tanaman dan kualitas air limbah. Tim PkM juga menyerahkan buku panduan agar sistem dapat dikembangkan secara mandiri.

Dirinya berharap menjadi langkah awal pengelolaan air limbah yang sederhana dan berkelanjutan di lingkungan pesantren.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....