Mitra Bentala Lampung Minta Pemerintah Aktif Melestarikan Mangrove

  • 29 Jul 2026 10:18 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandar Lampung - Organisasi lingkungan Mitra Bentala Lampung mendesak pemerintah pusat maupun pemerintah daerah untuk lebih aktif melakukan pelestarian ekosistem mangrove di Provinsi Lampung. Seruan tersebut disampaikan bertepatan dengan momentum peringatan Hari Mangrove Sedunia 2026 sebagai bentuk keprihatinan atas terus menyusutnya kawasan hutan mangrove di wilayah pesisir Lampung.

Manajer Advokasi dan Pengembangan Masyarakat Mitra Bentala Lampung, Mashabi, mengatakan bahwa mangrove memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir. Selain menjadi habitat berbagai biota laut, hutan mangrove juga berfungsi sebagai pelindung alami dari abrasi pantai, intrusi air laut, hingga dampak gelombang besar akibat cuaca ekstrem.

Menurut Mashabi, kondisi mangrove di Lampung saat ini terus mengalami tekanan akibat alih fungsi lahan, pembangunan kawasan pesisir, serta aktivitas yang tidak memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan. Kondisi tersebut dinilai berpotensi mengancam kehidupan masyarakat pesisir yang selama ini menggantungkan mata pencahariannya pada sumber daya laut.

"Kami mendesak pemerintah agar tidak hanya melakukan penanaman mangrove secara seremonial, tetapi juga memastikan adanya kebijakan yang konsisten dalam perlindungan kawasan mangrove. Pelestarian harus menjadi bagian dari perencanaan pembangunan daerah sehingga ekosistem mangrove tetap terjaga untuk generasi mendatang," ujar Mashabi saat berdialog bersama Pro 1 RRI Bandar Lampung, Rabu 29 Julib2026.

Ia menambahkan, pemerintah perlu memperkuat implementasi kebijakan perlindungan mangrove melalui pengawasan yang lebih ketat terhadap alih fungsi kawasan pesisir, rehabilitasi lahan mangrove yang rusak, serta pemberdayaan masyarakat sebagai garda terdepan dalam menjaga kelestarian lingkungan. Edukasi kepada masyarakat dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan juga dinilai menjadi kunci keberhasilan konservasi mangrove di Lampung.

Mitra Bentala menilai keberadaan Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 2025 tentang Pengelolaan dan Perlindungan Ekosistem Mangrove harus ditindaklanjuti dengan komitmen nyata di tingkat daerah melalui penyusunan dokumen perencanaan dan program perlindungan mangrove yang berkelanjutan.

Melalui peringatan Hari Mangrove Sedunia 2026, Mitra Bentala mengajak seluruh elemen masyarakat, dunia usaha, akademisi, dan pemerintah untuk memperkuat sinergi dalam menjaga ekosistem mangrove. Upaya tersebut tidak hanya penting bagi kelestarian lingkungan, tetapi juga untuk mendukung ketahanan ekonomi masyarakat pesisir serta mitigasi perubahan iklim.

"Mangrove bukan sekadar kumpulan pohon di pesisir. Mangrove adalah benteng kehidupan yang melindungi masyarakat, menjaga keanekaragaman hayati, dan menjadi warisan penting bagi masa depan. Karena itu, pelestariannya harus menjadi tanggung jawab bersama," ucap Mashabi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....