Tokoh Agama Perkuat Harmoni Masyarakat Indonesia
- 08 Jul 2026 14:11 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung - Kerukunan umat beragama di Provinsi Lampung hingga saat ini dinilai masih terjaga dengan baik. Kondisi tersebut tidak terlepas dari peran penting tokoh agama yang terus memberikan edukasi kepada masyarakat melalui dakwah yang menyejukkan, mengedepankan akhlakul karimah, serta menghindari narasi provokatif yang dapat memicu perpecahan.
Kapus Moderasi UIN Raden Intan Lampung, Dr. Abd. Qohar, M.Si., mengatakan tokoh agama memiliki posisi yang sangat strategis dalam membangun kehidupan masyarakat yang damai. Menurutnya, para pemuka agama tidak hanya menyampaikan ajaran keagamaan, tetapi juga menjadi teladan dalam membangun toleransi, persaudaraan, dan kehidupan sosial yang harmonis di tengah keberagaman.
| Baca juga: Itera Jajaki Kerja Sama dengan Kedubes Turki |
"Pemahaman moderasi beragama yang telah berkembang selama beberapa tahun terakhir telah memberikan dampak positif terhadap kehidupan masyarakat. Para tokoh agama kini semakin mampu menghadirkan dakwah yang menyejukkan sekaligus memperkuat semangat kebangsaan tanpa mengesampingkan nilai-nilai agama yang dianut masing-masing umat." kata Qohar.
Menurut Dr. Abd. Qohar, M.Si., agama seharusnya menjadi sumber perdamaian dan bukan alat untuk memperuncing perbedaan. Karena itu, pemahaman agama yang benar dan tidak disalahartikan menjadi fondasi utama dalam menciptakan masyarakat yang saling menghormati serta mampu hidup berdampingan meski berbeda keyakinan maupun latar belakang budaya.
| Baca juga: Memilih Hewan Kurban Sesuai Syariat Islam |
"Provinsi Lampung menjadi salah satu contoh daerah dengan tingkat kerukunan yang baik. Sebagai miniatur Indonesia yang dihuni beragam suku, agama, dan budaya, Lampung dinilai mampu menjaga stabilitas sosial karena masyarakatnya menjunjung tinggi nilai toleransi dan saling menghargai dalam kehidupan sehari-hari." ujar Qohar.
Dr. Abd. Qohar, M.Si. berharap seluruh elemen masyarakat, khususnya tokoh agama, pemerintah, lembaga pendidikan, dan media massa terus bersinergi memperkuat moderasi beragama. Dengan kolaborasi tersebut, kerukunan yang selama ini terbangun dapat terus dipertahankan sekaligus menjadi benteng dalam menghadapi berbagai potensi konflik sosial di masa mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....