Bebas Visa, Strategi Efektif untuk Memperkuat Daya Saing Sektor Pariwisata
- 29 Jun 2026 14:34 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandar Lampung : Kebijakan bebas visa bagi wisatawan mancanegara dinilai menjadi salah satu strategi efektif untuk memperkuat daya saing sektor pariwisata. Kemudahan akses masuk ke suatu negara tidak hanya meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan asing, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi, khususnya bagi pelaku usaha di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Pelaku industri pariwisata menyambut baik kebijakan tersebut karena dapat menarik lebih banyak wisatawan untuk berkunjung tanpa harus melalui proses pengurusan visa yang panjang dan memerlukan biaya tambahan. Dengan prosedur yang lebih sederhana, wisatawan cenderung memilih destinasi yang menawarkan kemudahan perjalanan.
Peningkatan jumlah wisatawan asing memberikan manfaat langsung bagi berbagai sektor usaha, mulai dari hotel, restoran, transportasi, agen perjalanan, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Produk kerajinan tangan, kuliner khas daerah, dan berbagai layanan wisata berpeluang memperoleh pasar yang lebih luas seiring meningkatnya jumlah pengunjung. Di berbagai destinasi wisata unggulan, pelaku usaha mengaku optimistis terhadap potensi pertumbuhan ekonomi yang dapat dihasilkan dari meningkatnya kunjungan wisatawan asing. Selain meningkatkan pendapatan usaha, lonjakan wisatawan juga membuka peluang terciptanya lapangan kerja baru bagi masyarakat setempat.
Kajian World Travel & Tourism Council (WTTC) bersama Oxford Economics menunjukkan, kebijakan tersebut menjadi salah satu studi kasus yang berhasil, dengan kontribusi terhadap peningkatan permintaan wisatawan mancanegara sebesar 24 persen. Serta mendukung terciptanya sekitar 400.000 lapangan kerja, seperti tercantum dalam siaran pers Kemenpar, dikutip Rabu, 24 Juni 2026.
Pemerintah terus berupaya mengimbangi kemudahan akses tersebut dengan peningkatan kualitas layanan dan infrastruktur pariwisata. Perbaikan akses transportasi, pengembangan destinasi wisata, peningkatan kebersihan lingkungan, serta penguatan promosi digital menjadi fokus utama dalam mendukung pertumbuhan sektor pariwisata. Selain itu, pemanfaatan teknologi digital juga dinilai penting untuk mendukung promosi pariwisata secara lebih luas. Melalui platform digital, informasi mengenai destinasi wisata, budaya lokal, hingga kalender kegiatan daerah dapat diakses dengan mudah oleh calon wisatawan dari berbagai negara.
Dengan dukungan kebijakan yang tepat, peningkatan kualitas destinasi, serta kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, sektor pariwisata diharapkan mampu menjadi salah satu pilar utama pertumbuhan ekonomi. Kebijakan bebas visa bukan hanya mempermudah perjalanan wisatawan, tetapi juga menjadi langkah strategis untuk memperkuat daya saing pariwisata Indonesia di tingkat global.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....