Manfaat Daun Seledri untuk Kesehatan Menurut Pandangan Terapis

  • 11 Mei 2026 09:34 WIB
  •  Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung - Daun seledri sering kali hanya dianggap sebagai pelengkap masakan atau hiasan makanan, padahal menurut para terapis kesehatan, daun ini menyimpan kandungan nutrisi dan senyawa alami yang sangat berkhasiat bagi tubuh. Di dunia pengobatan tradisional maupun pendekatan kesehatan alami, daun seledri telah lama dimanfaatkan karena kandungan vitamin, mineral, serat, serta senyawa antioksidan dan antiinflamasi yang lengkap.

Menurut Terapis Kesehatan dari Talang padang Tanggamus, salah satu manfaat utama daun seledri adalah membantu menjaga kesehatan tekanan darah. Daun seledri mengandung senyawa apigenin dan 3-n-butylphthalide yang berfungsi melemaskan otot-otot di sekitar pembuluh darah, sehingga aliran darah menjadi lebih lancar dan tekanan darah tetap terjaga dalam batas normal.

Kandungan kalium yang tinggi di dalamnya juga membantu menyeimbangkan kadar natrium dalam tubuh, yang merupakan faktor penting dalam pengendalian tekanan darah tinggi. Terapis biasanya menyarankan konsumsi rutin, misalnya dijadikan air rebusan atau jus, sebagai pendukung pengobatan medis, bukan pengganti obat dokter.

Selain itu, daun seledri sangat baik untuk menjaga kesehatan jantung. Kandungan antioksidan seperti vitamin C dan flavonoid berfungsi melindungi sel-sel pembuluh darah dari kerusakan akibat radikal bebas, serta mencegah penumpukan lemak di dinding pembuluh darah. Pak Ahlan juga menyebutkan bahwa serat dalam daun seledri membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL), sehingga risiko penyakit jantung dan pembuluh darah dapat berkurang secara signifikan jika dikonsumsi secara teratur.

Bagi penderita masalah persendian seperti rematik atau nyeri sendi, daun seledri menjadi salah satu bahan alami yang direkomendasikan terapis. Senyawa antiinflamasi yang terdapat di dalamnya bekerja mengurangi peradangan dan pembengkakan pada persendian, serta meredakan rasa nyeri. Kandungan kalsium dan magnesium juga membantu menjaga kekuatan tulang dan jaringan ikat, sehingga sangat baik dikonsumsi untuk mencegah masalah tulang dan persendian, terutama pada usia lanjut.

Manfaat lain yang tidak kalah penting adalah kemampuannya membantu mengontrol kadar gula darah. Menurut terapis, serat dan senyawa aktif dalam daun seledri dapat memperlambat penyerapan gula dari makanan ke dalam darah, sehingga lonjakan gula darah dapat dicegah. Hal ini menjadikan daun seledri aman dan bermanfaat dikonsumsi oleh penderita diabetes maupun orang yang ingin menjaga kadar gula darah tetap stabil.

Selain manfaat fisik, daun seledri juga memiliki khasiat untuk kesehatan pencernaan dan pembuangan racun. Kandungan seratnya membantu melancarkan buang air besar dan menjaga kesehatan usus, sementara sifat diuretik alaminya membantu ginjal membuang kelebihan cairan dan racun dari dalam tubuh melalui urin. Ini juga bermanfaat untuk mengurangi pembengkakan akibat penumpukan cairan dan menjaga kesehatan ginjal.

Meskipun memiliki banyak manfaat, terapis mengingatkan bahwa konsumsi daun seledri tetap perlu diperhatikan takarannya. Bagi ibu hamil, penderita penyakit ginjal berat, atau orang yang memiliki alergi terhadap tanaman sejenis, disarankan berkonsultasi terlebih dahulu sebelum mengonsumsinya secara rutin. Daun seledri sebaiknya dijadikan sebagai pendukung gaya hidup sehat, bukan pengganti pengobatan medis yang diresepkan dokter.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....