Green Chemistry Diajarkan lewat Limbah Kulit Jeruk

  • 06 Mei 2026 14:14 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung — Konsep green chemistry atau kimia ramah lingkungan mulai diperkenalkan lebih dekat kepada pelajar melalui pendekatan yang sederhana dan aplikatif. Siswa di SMAN 6 Bandar Lampung mendapatkan pengalaman langsung mengolah limbah organik menjadi produk bermanfaat berupa pembersih lantai alami.

Kegiatan edukasi tersebut dalam rangka program pengabdian kepada masyarakat yang mengusung tema pemanfaatan limbah kulit jeruk dan kayu manis. Fokus utamanya adalah mengenalkan prinsip green chemistry, yakni bagaimana proses kimia dapat dilakukan dengan meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan.

Kepala sekolah, Dra. Ida Royani, mengatakan kegiatan tersebut karena dinilai mampu menghadirkan pembelajaran yang kontekstual dan relevan dengan kehidupan sehari-hari.

"Pendekatan berbasis praktik seperti ini dapat memperkuat pemahaman siswa terhadap pentingnya menjaga lingkungan," Ucapnya dilansir dari, laman Itera, 6 Mei 2026.

Sementara itu praktik tersebut, siswa memahami bahwa limbah seperti kulit jeruk tidak harus dibuang begitu saja, melainkan dapat diolah menjadi produk bernilai guna.

Selain itu, tambahan kayu manis memberikan aroma alami sekaligus meningkatkan fungsi produk sebagai pembersih.

Menurutnya, siswa tidak hanya memperoleh pemahaman ilmiah, tetapi juga didorong untuk berpikir kritis dalam mengelola limbah organik. Pendekatan green chemistry pun diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran sejak dini untuk menerapkan solusi ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-ha

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....