Dies Natalis ke-42, Polinela Sukses Gelar Panen Raya Jagung Manis Perdana

  • 28 Apr 2026 11:38 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Politeknik Negeri Lampung (Polinela) merayakan Dies Natalis ke-42 dengan menggelar panen raya perdana jagung manis di lahan praktik kampus pada Selasa. Kegiatan bertema “Bersama, Kita Lebih Bahagia” ini merupakan wujud nyata implementasi pembelajaran berbasis praktik melalui kolaborasi Program Studi Teknologi Sumberdaya Lahan (TSL) dan Unit Penunjang Akademik (UPA) Perawatan dan Perbaikan.

Panen raya tersebut menjadi indikator keberhasilan mahasiswa dalam mengelola siklus budidaya tanaman secara mandiri mulai dari perencanaan hingga pemeliharaan. Kehadiran perwakilan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah memberikan apresiasi atas relevansi pendidikan vokasi Polinela dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.

Wakil Direktur Bidang Keuangan dan Umum Polinela Iskandar Zulkarnain menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah bukti penguatan sinergi antarunit dalam menciptakan lulusan yang kompeten. Polinela berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan terapan yang adaptif terhadap dinamika industri modern.

“Kegiatan panen raya ini bukan sekadar seremoni tetapi merupakan hasil dari proses pembelajaran terapan yang melibatkan mahasiswa secara langsung di lapangan,” ujar Iskandar Zulkarnain, Selasa 28 April 2026.

Keberhasilan pengelolaan lahan ini juga didukung penuh oleh kesiapan sarana dan prasarana yang dikelola secara profesional oleh UPA Perawatan dan Perbaikan. Kerja sama lintas unit ini memastikan mahasiswa mendapatkan pengalaman belajar yang komprehensif sesuai standar operasional yang berlaku di sektor pertanian.

Koordinator Program Studi TSL I Gde Darmaputra menekankan pentingnya penguasaan keterampilan teknis bagi mahasiswa sebagai bekal utama sebelum memasuki dunia profesional. Menurutnya, pemahaman teori harus diimbangi dengan kemampuan eksekusi di lapangan guna mewujudkan pengelolaan sumber daya lahan yang berkelanjutan.

“Kami ingin memastikan mahasiswa tidak hanya memahami teori tetapi juga memiliki keterampilan teknis yang kuat di lapangan,” jelas I Gde Darmaputra.

Acara diakhiri dengan proses pemetikan jagung secara simbolis oleh jajaran pimpinan civitas akademika serta para tamu undangan sebagai tanda syukur. Polinela berharap momentum ini menjadi inspirasi dalam pengembangan inovasi pertanian berbasis teknologi terapan yang memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....