Cegah PMK, Disnakkeswan Lampung Minta Feedloter Lakukan Ring Vaksinasi

  • 28 Apr 2026 10:37 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Provinsi Lampung mengimbau seluruh perusahaan penggemukan ternak atau feedloter untuk melaksanakan strategi ring vaksinasi di sekitar wilayah operasional. Langkah ini bertujuan menciptakan sabuk pengaman kesehatan guna mencegah penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta Lumpy Skin Disease (LSD) pada ternak warga.

Skema ring vaksinasi ini mewajibkan pihak perusahaan melakukan penyuntikan vaksin kepada ternak milik masyarakat dalam radius 3 kilometer di sekitar area fasilitas penggemukan. Implementasi nyata saat ini sedang dilakukan oleh PT Guna Bakti Usaha di Kabupaten Lampung Tengah sebagai langkah awal kolaborasi pencegahan wabah secara massal.

Kepala Disnakkeswan Provinsi Lampung Lili Mawarti menyatakan koordinasi dengan pelaku usaha terus diperkuat agar cakupan vaksinasi di wilayah zona merah dapat mencapai target maksimal. Ia menilai kesadaran perusahaan dalam menjaga kesehatan ternak di lingkungan sekitarnya akan berdampak positif pada keberlanjutan bisnis peternakan di Lampung.

"Kami sudah mengimbau kepada feedloter untuk melakukan ring vaksinasi di sekitarnya dengan radius 3 kilometer dari tempat tersebut," ujar Lili Mawarti pada Selasa, 28 April 2026.

Disnakkeswan juga menekankan pentingnya pemberian vaksin secara berulang setiap 3 hingga 6 bulan sekali untuk memastikan daya tahan tubuh ternak tetap terjaga. Peternak diminta tidak menunggu hewan jatuh sakit sebelum meminta penyuntikan, karena vaksin hanya efektif diberikan pada hewan yang berada dalam kondisi sehat.

Selain upaya vaksinasi, para peternak dan pengelola feedlot diingatkan untuk memperketat pengawasan lalu lintas ternak yang masuk ke wilayah mereka. Disiplin dalam menjaga sanitasi serta kebersihan kandang juga menjadi faktor penentu utama dalam memutus mata rantai penularan virus PMK dan LSD di lapangan.

Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen memberikan pendampingan teknis melalui tim medik veteriner di setiap kabupaten guna memastikan prosedur vaksinasi berjalan sesuai standar. Sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan peternak lokal diharapkan mampu mempertahankan posisi Lampung sebagai lumbung ternak nasional yang sehat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....