Wagub Jihan Siapkan Lahan 7 Hektare di Kota Baru untuk Balai Diklat Industri

  • 23 Apr 2026 14:46 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung – Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela melakukan pertemuan strategis dengan Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza guna membahas percepatan pembangunan Balai Diklat Industri (BDI). Pemerintah Provinsi Lampung secara resmi mengusulkan pembangunan pusat pelatihan tersebut sebagai langkah nyata dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sektor industri di daerah.

Sebagai bukti keseriusan daerah, Pemerintah Provinsi Lampung telah menyiapkan lahan seluas sekitar 7 hektare yang berlokasi di kawasan Kota Baru. Wilayah ini dinilai sangat ideal karena masuk dalam perencanaan pengembangan pusat pemerintahan serta memiliki ekosistem industri yang sudah mulai terbentuk.

Lokasi di Kota Baru dianggap strategis mengingat kedekatannya dengan berbagai perguruan tinggi besar seperti Institut Teknologi Sumatera (Itera). Keberadaan lembaga pendidikan tinggi tersebut diharapkan mampu menciptakan sinergi antara dunia akademik dengan kebutuhan praktis di sektor industri nasional.

Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela mengatakan usulan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur Rahmat Mirzani Djausal guna memperkuat daya saing daerah. Ia menegaskan ketersediaan lahan yang luas menjadi jaminan awal bagi pemerintah pusat untuk segera merealisasikan proyek infrastruktur pendidikan tersebut.

“Kami hadir untuk menyinergikan kebutuhan penguatan daya saing industri di Lampung, khususnya melalui pembangunan SDM industri yang terstruktur dan tersertifikasi,” ujar Jihan Nurlela, Kamis 23 April 2026.

Pemerintah daerah berharap kehadiran BDI di Lampung dapat menjadi solusi atas tingginya permintaan tenaga kerja terampil di wilayah pintu gerbang Sumatera. Integrasi antara lokasi diklat dengan kawasan industri yang sudah eksis akan mempermudah distribusi lulusan ke dunia kerja secara lebih efektif.

Langkah koordinasi ini diharapkan segera membuahkan hasil melalui persetujuan teknis dan dukungan administrasi dari Kementerian Perindustrian. Kesiapan lahan 7 hektare tersebut menjadi modal kuat bagi Lampung untuk menjadi pusat pengembangan SDM industri berbasis agroindustri di masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....