Pengerjaan Jalan Banyumas-Way Kunyir Pringsewu Capai 70 Persen

  • 19 Apr 2026 12:23 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Pringsewu – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Lampung melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.1 terus mempercepat pengerjaan infrastruktur melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD). Proyek penanganan ruas jalan Banyumas hingga Way Kunyir di Kabupaten Pringsewu kini sedang dalam tahap intensif guna meningkatkan konektivitas antarwilayah.

Capaian pengerjaan aspal pada jalur strategis tersebut dilaporkan telah menyentuh angka 70 persen dari total target panjang penanganan 13,230 kilometer. Pembangunan ini merupakan bagian dari program Inpres Jalan Daerah tahun 2025 Tahap tiga yang dilaksanakan melalui mekanisme kontrak tahun jamak.

Proses penghamparan aspal jenis hotmix dilakukan menggunakan mesin asphalt finisher dengan standar suhu kerja berkisar antara 100 hingga 150 derajat celcius. Tim teknis di lapangan menerapkan tiga tahapan pemadatan yang sangat ketat mulai dari proses awal hingga tahap akhir guna memastikan kualitas jalan sesuai spesifikasi.

Kepala BPJN Lampung M. Ali Duhari menjelaskan proyek ini merupakan komitmen pemerintah dalam menyediakan akses transportasi yang mantap bagi masyarakat di wilayah pedesaan. Ia menekankan kualitas pengaspalan tetap menjadi prioritas utama meski pengerjaan di lapangan dilakukan dengan akselerasi yang cepat.

“Kami terus mengupayakan percepatan pengerjaan agar ruas Banyumas hingga Way Kunyir ini segera rampung dan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi warga sekitar,” ujar M. Ali Duhari, Minggu 19 April 2026.

Ruas jalan Banyumas–Way Kunyir memegang peranan krusial sebagai akses utama bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas harian di sektor pertanian maupun perkebunan. Keberadaan jalur ini menjadi sangat penting karena berfungsi sebagai penghubung utama yang mempermudah mobilitas serta distribusi hasil bumi antara Kabupaten Pringsewu dan Kabupaten Tanggamus.

Masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati saat melintasi area proyek karena alat berat masih aktif beroperasi guna merampungkan sisa pengerjaan pengaspalan. BPJN berkomitmen menyelesaikan fasilitas publik tersebut tepat waktu agar dapat dimanfaatkan secara optimal dalam memangkas waktu tempuh logistik di Provinsi Lampung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....