Kolaborasi Polisi-Warga, Kentongan Jadi Sistem Informasi Darurat di Pagelaran
- 18 Apr 2026 20:14 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Pringsewu - Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, warga Pekon Pujiharjo, Kecamatan Pagelaran, justru menghidupkan kembali cara tradisional untuk menjaga keamanan lingkungan. Kentongan kini difungsikan sebagai sistem informasi darurat berbasis masyarakat, Sabtu 18 April 2026. Inisiatif ini terlihat dalam kegiatan yang digelar Polsek Pagelaran bersama aparatur pekon dan warga. Selain menjadi forum diskusi, kegiatan tersebut juga diisi pelatihan penggunaan kentongan sebagai alat komunikasi cepat saat kondisi darurat.
Kentongan yang selama ini identik dengan ronda malam kini diposisikan sebagai “alarm kolektif”. Melalui pola bunyi tertentu, warga dapat menyampaikan informasi penting seperti pencurian, kebakaran, hingga kabar duka tanpa bergantung pada jaringan digital. Kapolsek Pagelaran, Iptu Agus Dharmawan, menegaskan bahwa keamanan lingkungan tidak bisa hanya bergantung pada aparat, melainkan membutuhkan peran aktif masyarakat.
“Keamanan itu tanggung jawab bersama. Kami ingin masyarakat kembali aktif, peka, dan peduli. Kentongan ini sederhana, tapi dampaknya besar karena langsung menggerakkan warga,” ujarnya.
Langkah ini juga menjadi bagian dari penguatan program Jaga Lampung dan Sabuk Kamtibmas yang mengedepankan sinergi antara polisi dan masyarakat. Kepala Pekon Pujiharjo, Rasimin, menyambut baik inisiatif tersebut. Menurutnya, penggunaan kentongan bukan hanya soal keamanan, tetapi juga mempererat kembali kebersamaan warga yang mulai berkurang di era modern.
Dengan pelatihan dan ikrar bersama, masyarakat kini dinilai lebih siap dan terkoordinasi dalam menghadapi berbagai situasi darurat. Upaya ini menunjukkan bahwa kearifan lokal tetap relevan di tengah kemajuan zaman. Bahkan, solusi sederhana seperti kentongan dapat menjadi sistem komunikasi yang cepat, murah, dan efektif dalam menjaga keamanan dan ketertiban bersama.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....