Banjir di Bandar Lampung Sebabkan Kerusakan dan Kerugian Warga
- 15 Apr 2026 14:56 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung – Hujan deras dengan intensitas tinggi disertai petir yang mengguyur Kota Bandarlampung sejak Selasa petang mengakibatkan banjir luapan di sejumlah titik permukiman. Peristiwa bermula sekitar pukul tujuh belas lewat tiga puluh menit saat cuaca ekstrem mulai memicu kekhawatiran warga terhadap potensi kenaikan debit air.
Volume air meningkat secara drastis memasuki pukul sembilan belas akibat saluran drainase yang tidak lagi mampu menampung besarnya kiriman air hujan. Luapan air yang membawa material sampah, kayu, hingga lumpur pekat dengan cepat masuk ke area rumah warga dan melumpuhkan seluruh aktivitas masyarakat.
Derasnya arus banjir bahkan merusak struktur bangunan dan menyebabkan beberapa bagian rumah milik warga jebol karena tidak kuat menahan tekanan air. Kondisi darurat tersebut memaksa sebagian masyarakat mengevakuasi anggota keluarga ke tempat yang lebih aman guna menghindari risiko yang lebih besar.
Salah satu warga Pasir Gintung yang rumahnya turut terendam serta mengalami kerusakan bangunan adalah Ari. Ia menjelaskan secara langsung kronologi cepatnya kenaikan air yang mengakibatkan kerugian material cukup besar bagi keluarganya.
“Airnya tuh naiknya cepat banget dari sore sampai malam, jadi kita juga kaget bahkan ada rumah yang jebol karena tidak kuat menahan air,” ujar Ari, Rabu 15 April 2026.
Kondisi di lapangan mulai menunjukkan tanda-tanda surut sekitar pukul dua puluh satu lewat tiga puluh menit meskipun sisa lumpur masih menutupi sebagian area jalan. Warga kini fokus menyelamatkan barang-barang yang masih bisa digunakan sambil mulai membersihkan tumpukan material yang terbawa arus ke dalam rumah.
Masyarakat Pasir Gintung sangat berharap adanya perhatian cepat dari pemerintah daerah terutama dalam bentuk bantuan logistik maupun perbaikan sistem drainase. Langkah penanggulangan yang permanen sangat dinantikan agar bencana serupa tidak kembali melanda pemukiman mereka saat puncak musim penghujan tiba.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....