Menciptakan Suasana Kerja yang Menenangkan, Mengelola Stres di Tempat Kerja
- 15 Apr 2026 09:20 WIB
- Bandar Lampung
Di tengah hiruk pikuk deadline dan target, ketenangan adalah sebuah kemewahan yang wajib kita ciptakan sendiri. Stres tidak bisa dihindari, tapi cara kita meresponnya bisa dikendalikan.Kunci utama mengurangi stres adalah manajemen waktu dan ekspektasi. Kenali batas kemampuan diri sendiri dan jangan ragu untuk berkata tidak jika beban kerja sudah melebihi kapasitas. Ciptakan lingkungan sekitar yang nyaman, meja kerja yang rapi, pencahayaaan yang cukup, atau mendengarkan musik instrumental lembut bisa sangat membantu memperbaiki suasana hati.
Lebih penting lagi, ubah pola pikir. Anggap setiap tantangan sebagai peluang untuk berkembang, bukan beban. Luangkan waktu untuk bersyukur dan berinteraksi positif dengan kolega. Suasana kerja yang suportif akan membuat hari-hari di kantor terasa lebih ringan dan penuh energi positif.
Jika kamu perlu melakukan tindakan pencegahan agar memproteksi diri sendiri dari gangguan mental serius yang bisa saja memengaruhi kesejahteraan-mu.
Dikutip dari laman Kemenkes.go.ig, Untuk melindungi kesehatan mental, WHO merekomendasikan:
Pelatihan bagi pimpinan dalam bidang kesehatan mental, yang membantu pimpinan mengenali dan merespons bawahan yang mengalami gangguan emosional; mengembangkan keterampilan interpersonal seperti komunikasi terbuka dan mendengarkan aktif; serta meningkatkan pemahaman tentang bagaimana faktor stres pekerjaan memengaruhi kesehatan mental;
pelatihan bagi pekerja dalam literasi dan kesadaran kesehatan mental, untuk meningkatkan pengetahuan tentang kesehatan mental dan mengurangi stigma terhadap kondisi kesehatan mental di tempat kerja; dan
intervensi bagi individu untuk membangun keterampilan dalam mengelola stres dan mengurangi gejala kesehatan mental, termasuk intervensi psikososial dan kesempatan untuk aktivitas fisik berbasis rekreasi.
Beberapa saran praktis kalau lagi stress di tempat kerja seperti mengambil cuti, cut-off orang-orang yang bikin kamu tidak nyaman, berteman dengan rekan kerja sewajarnya dan tidak terlibat ikatan emosional, berani mengutarakan pendapat dan perasaan, hingga bersikap bodo amat untuk hal yang tidak jelas. Jika sekiranya kamu sudah benar-benar tidak mampu menghandle situasi, jangan ragu untuk mencari bantuan profesional kesehatan mental seperti psikolog atau psikiater.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....