Kesadaran Masyarakat Jadi Kunci Atasi Sampah Plastik
- 11 Apr 2026 14:41 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung - Upaya pengelolaan sampah plastik di Indonesia, khususnya dari aktivitas bisnis online, masih menghadapi berbagai kendala, mulai dari biaya hingga kebijakan yang belum merata. Peneliti Malcon Institute, Erwin Oktavianto, SE., ME, menilai solusi yang ada belum mampu diterapkan secara masif di seluruh daerah.
" Konsep Tempat Pembuangan Akhir (TPA) regional yang telah diterapkan di beberapa wilayah di Pulau Jawa. Dalam konsep tersebut, sampah dikelola secara terpusat dan diolah menjadi energi listrik melalui proses pembakaran yang bekerja sama dengan pihak swasta", ujar Erwin.
Namun, penerapan sistem ini tidak berjalan optimal di semua daerah. Menurut Erwin, sejumlah pemerintah daerah menolak karena adanya beban biaya ganda, yakni harus membayar untuk pengelolaan sampah sekaligus menyediakan sampah itu sendiri, sementara kemampuan anggaran daerah terbatas.
Di sisi lain, kesadaran masyarakat dinilai masih menjadi faktor utama dalam pengurangan sampah plastik. Ia menekankan pentingnya perubahan perilaku individu dalam penggunaan plastik, termasuk dalam aktivitas belanja online yang kini semakin meningkat.
Selain itu, peran platform digital juga dinilai belum maksimal dalam mendorong penggunaan kemasan ramah lingkungan. Erwin menyarankan agar marketplace memberikan edukasi kepada penjual untuk beralih ke alternatif packaging yang lebih berkelanjutan, meskipun diakui tantangan utamanya tetap pada faktor biaya dan keuntungan pelaku usaha.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....