Ketua Umum JMSI Pusat Dorong Kedaulatan Digital Media Nasional

  • 11 Apr 2026 13:25 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung – Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Pusat Teguh Santosa memberikan apresiasi tinggi terhadap berbagai inovasi strategis yang lahir dari kepengurusan di tingkat daerah. Kepemimpinan Achmad Novriwan dinilai sangat aktif dalam melahirkan program kerja yang selaras dengan agenda besar organisasi di tingkat nasional.

Pemerintah daerah dan insan pers di Lampung diharapkan mampu menangkap peluang transformasi digital melalui pengembangan ekosistem media yang lebih mandiri. Teguh menegaskan ketergantungan terhadap platform global merupakan tantangan besar yang harus segera dicarikan solusi alternatif secara kolektif.

Negara maju seperti Tiongkok dan Korea Selatan telah memberikan bukti nyata mengenai keberhasilan dalam membangun kedaulatan digital tanpa ketergantungan pada pihak luar. Indonesia perlu mulai merintis platform sendiri agar distribusi informasi serta nilai ekonomi media lokal tidak terus dikendalikan oleh algoritma asing.

“Penting bagi kita membangun platform digital alternatif agar Indonesia tidak terus bergantung pada platform global,” ujar Teguh Santosa, Sabtu 11 April 2026.

Insan pers yang tergabung dalam JMSI juga diajak untuk senantiasa menghadirkan konten informasi yang bersifat produktif serta konstruktif bagi pembangunan bangsa. Tantangan disinformasi global yang semakin kompleks menuntut setiap pemilik media untuk lebih selektif dalam menyajikan fakta di ruang siber.

Setiap pemberitaan harus mampu menjaga persatuan serta menghindari narasi yang berpotensi memecah belah keutuhan masyarakat di seluruh tanah air. Profesionalisme jurnalistik menjadi benteng pertahanan utama dalam menghadapi gempuran berita bohong yang sering kali mengancam stabilitas daerah.

Semangat inovasi dari Lampung diharapkan menjadi pemantik bagi pengurus di wilayah lain untuk terus berkarya demi kemajuan industri pers tanah air. JMSI berkomitmen terus mengawal kedaulatan informasi nasional melalui penguatan kapasitas teknologi serta integritas para anggotanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....