Efisiensi Anggaran dan Energi dengan WFH, ASN Diminta Disiplin
- 08 Apr 2026 15:32 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung – Pemerintah Provinsi Lampung menempatkan sektor penghematan anggaran sebagai prioritas utama dalam rencana implementasi kebijakan Work From Home (WFH) mulai April ini. Skema bekerja dari rumah tersebut dirancang secara strategis guna menekan penggunaan energi listrik serta bahan bakar minyak di lingkungan kantor pemerintahan.
Pengurangan aktivitas fisik di gedung-gedung dinas pada hari Jumat diharapkan mampu menciptakan efisiensi beban biaya rutin bulanan secara signifikan. Langkah ini merupakan bentuk adaptasi birokrasi dalam mengoptimalkan sumber daya daerah melalui sistem kerja yang jauh lebih modern dan hemat energi.
Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan menginstruksikan seluruh pimpinan instansi untuk memastikan pemadaman perangkat elektronik serta lampu ruangan setiap akhir pekan. Kedisiplinan pegawai dalam menjaga fasilitas kantor menjadi kunci keberhasilan target penghematan anggaran operasional yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah.
Beberapa unit kerja yang masih memiliki aktivitas lembur hingga malam hari tetap diminta untuk melakukan manajemen penggunaan listrik secara ketat dan terukur. Pengawasan melekat terus dilakukan guna menghindari adanya pemborosan energi yang tidak perlu selama masa transisi kebijakan sistem kerja fleksibel ini.
“Kita sedang memastikan pelaksanaan WFH ini dilaksanakan secara disiplin oleh OPD, misalnya benar-benar sore malam lampu dimatikan,” ujar Marindo Kurniawan, Rabu 8 April 2026.
Meskipun terdapat fokus besar pada efisiensi anggaran, pemerintah tetap menjamin seluruh hak keuangan para aparatur sipil negara diberikan secara utuh. Gaji serta tunjangan kinerja tidak akan mengalami pemotongan selama pegawai tetap disiplin melaporkan kehadiran serta kinerja harian melalui aplikasi digital.
Sinergi antara penghematan biaya operasional dan produktivitas pegawai diharapkan mampu memperkuat kesehatan fiskal Provinsi Lampung di masa mendatang. Pemerintah optimistis melalui kesadaran kolektif dalam menghemat energi maka efisiensi anggaran daerah dapat tercapai secara optimal serta berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....