Antisipasi El Nino Godzilla, BPBD Petakan Titik Rawan Kekeringan di Lampung

  • 07 Apr 2026 15:41 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung memberikan perhatian serius terhadap ancaman kekeringan ekstrem akibat fenomena El Nino Godzilla. Pemetaan wilayah rawan kini diperketat seiring prediksi musim kemarau yang akan berlangsung lebih panjang dan lebih panas pada tahun ini.

Hampir seluruh wilayah di Bumi Ruwa Jurai memiliki potensi terdampak bencana hidrometeorologi kering yang cukup tinggi. Namun terdapat beberapa titik krusial yang perlu diwaspadai secara ekstra karena memiliki riwayat dampak kekeringan serta kebakaran lahan yang signifikan.

Kabupaten Lampung Timur, Way Kanan, dan Mesuji menjadi daerah dengan tingkat kerawanan paling menonjol berdasarkan catatan sejarah kebencanaan daerah. Karakteristik wilayah tersebut membuat dampak musim kering terasa lebih berat terutama bagi sektor pertanian serta ketersediaan air bersih warga.

Analis Kebencanaan BPBD Provinsi Lampung Wahyu Hidayat menekankan pentingnya kewaspadaan ekstra di wilayah-wilayah yang berbatasan langsung dengan kawasan hutan. Ia menilai pemantauan intensif di titik rawan tersebut menjadi kunci utama dalam meminimalisir risiko kerugian yang lebih luas.

“El Nino ini berdampak di semua tempat, tetapi memang ada beberapa titik yang harus diwaspadai lebih ekstra seperti Lampung Timur, Way Kanan, dan Mesuji,” ujar Wahyu Hidayat, Selasa 7 April 2026.

BPBD terus memperkuat jalur komunikasi dengan petugas di tingkat kabupaten guna mengantisipasi penurunan debit air pada sumber-sumber utama masyarakat. Langkah mitigasi difokuskan pada pengamanan stok air bersih serta pengawasan ketat terhadap aktivitas pembakaran lahan di area rawan.

Masyarakat diimbau untuk mulai menerapkan manajemen air secara mandiri guna menghadapi puncak kemarau yang diprediksi pecahkan rekor suhu terpanas. Sinergi antara pemerintah dan warga diharapkan mampu menjaga stabilitas lingkungan meskipun cuaca ekstrem melanda Provinsi Lampung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....