Pemprov Lampung Dorong BUMDES Jadi Pemasok Utama Program MBG
- 16 Mar 2026 15:06 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung – Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, dan Transmigrasi (PMDT) Provinsi Lampung merancang strategi strategis untuk melibatkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). BUMDES akan didorong untuk menjalin kerja sama resmi dengan Satuan Pelayanan Perangkat Gizi (SPPG) guna memperkuat ketahanan pangan lokal.
Kepala Dinas PMDT Lampung, Saipul, menyatakan bahwa terdapat potensi besar bagi BUMDES untuk masuk ke dalam rantai pasok dapur program nasional tersebut. Pihaknya berencana melakukan rapat sosialisasi dan peluncuran penandatanganan kerja sama dalam waktu dekat sebagai langkah awal pemberdayaan ekonomi desa.
Kerja sama ini bertujuan agar BUMDES memiliki pangsa pasar yang pasti dan tidak kalah bersaing dengan ritel modern dalam penyediaan bahan baku. Dengan masuk ke dalam ekosistem SPPG, ekonomi desa diharapkan bergerak lebih cepat melalui serapan hasil pertanian dan peternakan warga setempat.
“BUMDES yang kita dorong masuk di situ agar ekonomi bergerak dan statusnya bisa menjadi maju,” ujar Saipul, Senin 16 Maret 2026.
Terdapat sekitar 1.019 dapur program gizi yang direncanakan akan didukung oleh pasokan bahan baku dari unit usaha milik desa. Langkah ini merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem ekonomi desa yang tangguh serta mendukung peningkatan gizi masyarakat secara luas.
Melalui kemitraan ini, BUMDES diharapkan dapat menyuplai berbagai kebutuhan utama seperti sayuran, telur, hingga daging ayam secara rutin dan berkelanjutan. Skema ini tidak hanya menguntungkan organisasi desa, tetapi juga memberikan kepastian harga bagi para petani dan peternak di tingkat lokal.
Pemerintah Provinsi Lampung terus mematangkan teknis operasional agar sinkronisasi antara dapur layanan dan unit bisnis desa berjalan tanpa kendala teknis. Sinergi ini diharapkan menjadi motor penggerak baru bagi pertumbuhan ekonomi desa di seluruh wilayah Bumi Ruwa Jurai.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....