Epidemiolog Ingatkan Risiko Penularan Penyakit saat Arus Mudik

  • 13 Mar 2026 13:05 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung – Mobilitas masyarakat yang meningkat selama arus mudik Lebaran berpotensi meningkatkan risiko penularan penyakit menular. Provinsi Lampung menjadi salah satu wilayah yang perlu mewaspadai kondisi tersebut karena menjadi jalur utama penghubung Pulau Jawa dan Sumatera.

Ketua Perhimpunan Epidemiolog Lampung, Ismen Mukhtar, mengatakan Lampung merupakan pintu gerbang utama bagi masyarakat yang melintas dari Jawa menuju berbagai daerah di Sumatera. Tingginya arus perlintasan membuat interaksi antar masyarakat tidak dapat dihindari.

“Lampung ini pintu gerbang antara Pulau Jawa dan Sumatera, jadi mobilitasnya sangat tinggi. Orang yang lewat bukan hanya orangnya saja yang datang, tapi kalau dia sedang sakit, penyakitnya juga bisa ikut terbawa,” ujar Ismen, Jumat, 13 Maret 2026.

Menurutnya, pemudik yang melintas di Lampung sering kali berhenti di sejumlah titik seperti rumah makan, pelabuhan, atau tempat pengisian bahan bakar. Kondisi tersebut membuat potensi kontak dengan masyarakat setempat cukup tinggi.

Interaksi tersebut dapat membuka peluang penularan penyakit, terutama jika seseorang sedang mengalami sakit menular. Meski tujuan perjalanan bukan ke Lampung, penularan tetap dapat terjadi selama persinggahan.

Ismen menilai kondisi ini menjadi tantangan bagi kesehatan masyarakat di daerah. Selain menjadi jalur strategis secara ekonomi, Lampung juga harus siap menghadapi potensi penyebaran penyakit akibat mobilitas tinggi.

Karena itu, masyarakat diimbau tetap menjaga kesehatan selama perjalanan mudik. Langkah pencegahan seperti menjaga kebersihan dan kondisi tubuh dinilai penting untuk mengurangi risiko penularan penyakit.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....