Satgas MBG Ungkap Kendala Sertifikasi Higiene 1.019 Dapur di Lampung
- 11 Mar 2026 12:33 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung – Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Provinsi Lampung mencatat baru sebagian kecil dapur operasional yang memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Dari total 1.019 dapur yang telah berjalan hingga minggu lalu, tercatat baru sekitar 146 unit yang sertifikasinya telah resmi diterbitkan.
Ketua Pelaksana Satgas MBG Lampung, Saipul, menjelaskan bahwa proses pemenuhan standar kesehatan ini menghadapi tantangan yang cukup berat di tingkat lapangan. Banyak lokasi dapur yang belum memenuhi kriteria kelayakan terutama terkait kualitas air bersih yang ditemukan masih mengandung bakteri E. coli.
Selain masalah kontaminasi air, ketersediaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dan ruang pendingin juga menjadi kendala utama bagi para pengelola. Kondisi bangunan yang bermacam-macam membuat Dinas Kesehatan memerlukan waktu lebih lama untuk melakukan verifikasi dan penyesuaian standar.
“Proses penerbitan sertifikat SLHS itu memang tidak semudah yang kita bayangkan karena di lapangan itu sangat berat kondisinya bermacam-macam kendala,” ujar Saipul, Rabu, 11 Maret 2026.
Meski demikian, Badan Gizi Nasional (BGN) telah memberikan penekanan agar seluruh pengelola dapur wajib mengajukan usulan sertifikasi meskipun prosesnya masih berjalan. Langkah ini penting dilakukan agar setiap kendala teknis dapat segera teridentifikasi melalui survei langsung oleh tim ahli kesehatan.
Sertifikasi ini merupakan syarat mutlak yang diatur dalam Peraturan Kepala BGN Nomor 115 Tahun 2025 demi menjamin keamanan pangan bagi anak sekolah. Pemerintah terus mendorong para mitra dan yayasan pengelola dapur untuk segera melengkapi fasilitas pendukung sesuai standar operasional yang berlaku.
Upaya perbaikan infrastruktur dapur terus dilakukan secara bertahap seiring dengan peningkatan kapasitas layanan di seluruh kabupaten di Lampung. Keamanan dan kesehatan makanan tetap menjadi prioritas utama pemerintah dalam menyukseskan program pemenuhan gizi nasional ini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....