Momentum Nuzulul Quran, SMA IT Baitul Muslim Perkuat Karakter Santri
- 11 Mar 2026 11:43 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung – Suasana sekolah berbasis asrama di SMA IT Baitul Muslim tampak lebih sibuk dengan kegiatan mengaji sejak memasuki bulan Ramadan tahun ini. Sebanyak 403 santri di sekolah ini memiliki misi khusus untuk menyelesaikan bacaan Al-Quran mereka hingga tuntas.
Pihak sekolah melalui panitia khusus telah mengatur jadwal harian agar setiap anak bisa mencapai target dua kali khatam. Para santri mengikuti program tadarus bersama setiap selesai salat Zuhur dan salat Tarawih dengan bimbingan para guru.
Kepala SMA IT Baitul Muslim, Muslimin, menjelaskan bahwa setiap hari para santri ditargetkan mampu membaca minimal dua juz secara disiplin. Selain membaca di kelas, mereka juga diberikan waktu mandiri untuk menambah hafalan setelah melaksanakan salat Subuh.
“Di kegiatan Nuzulul Quran itu juga sebagai evaluasi anak-anak dalam program dua kali khatam selama Ramadan,” ujar Muslimin, Rabu 11 Maret 2026.
Momentum malam ke-17 Ramadan atau Nuzulul Quran dimanfaatkan sekolah sebagai ajang evaluasi terhadap capaian literasi Al-Quran para siswa. Kegiatan ini dikemas dalam bentuk pengajian dan ceramah singkat yang membahas sejarah turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad.
Tradisi memperingati Nuzulul Quran secara besar-besaran ini sudah mulai rutin dilakukan sejak sekolah beralih status menjadi pondok pesantren pada 2020. Status baru tersebut membuat sekolah lebih fokus memperkuat identitas sebagai lembaga pendidikan penghafal Al-Quran yang berkualitas di Lampung.
Perbedaan yang paling terasa saat peringatan ini adalah adanya semangat baru bagi siswa untuk lebih rajin berinteraksi dengan kitab suci. Momentum sejarah ini dijadikan bahan refleksi agar santri tidak hanya sekadar membaca, tetapi juga memahami arti dari setiap ayat.
“Hidup sukses dan berkah itu kuncinya ketika para siswa selalu bersama dengan Al-Quran dalam setiap langkahnya,” kata Muslimin.
Pihak sekolah menekankan bahwa keberhasilan masa depan para santri sangat ditentukan oleh kedekatan mereka dengan nilai-nilai agama. Melalui peringatan Nuzulul Quran, sekolah ingin menanamkan keyakinan bahwa Al-Quran adalah satu-satunya pedoman hidup yang akan menjaga keselamatan mereka.
Harapannya, para lulusan nantinya memiliki perilaku yang baik dan mampu menerapkan pesan-pesan Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari. Program Ramadan ini menjadi langkah awal bagi para santri untuk menjadi generasi yang unggul secara intelektual dan spiritual.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....