Kolaborasi Akademisi dan Pemerintah dalam Mendorong Kesetaraan Gender

  • 10 Mar 2026 10:09 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan organisasi masyarakat dinilai penting untuk memperkuat implementasi pengarusutamaan gender di daerah. Hal tersebut disampaikan oleh Dr. Elfa Murdiana, dosen UIN Raden Intan Lampung.

" Kebijakan gender tidak akan berjalan efektif apabila setiap lembaga bekerja secara terpisah. Oleh karena itu, sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, serta organisasi non-pemerintah sangat diperlukan." ujar Elfa.

Akademisi dapat berperan dalam memberikan kajian ilmiah, pendampingan, serta sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya kesetaraan gender dalam pembangunan. Sementara itu, pemerintah daerah memiliki kewenangan untuk menerjemahkan gagasan tersebut dalam bentuk kebijakan publik.

"Keberhasilan implementasi PUG juga dapat diukur melalui sejumlah indikator. Di antaranya adalah adanya regulasi daerah terkait gender, pembentukan kelompok kerja PUG, integrasi dalam dokumen pembangunan daerah, hingga ketersediaan data terpilah berdasarkan jenis kelamin." ucap Elfa.

Pada akhirnya, ia menegaskan bahwa pengarusutamaan gender merupakan strategi untuk meningkatkan harkat dan martabat manusia. Oleh karena itu, perspektif gender seharusnya menjadi bagian penting dalam setiap kebijakan publik yang bertujuan mewujudkan keadilan sosial.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....