Lawan Stigma, Pakar Epidemiolog Sebut Kusta Bisa Sembuh Total jika Diobati

  • 09 Mar 2026 13:11 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Hambatan terbesar dalam penanganan kusta di Provinsi Lampung adalah adanya stigma negatif dan ketidaktahuan masyarakat mengenai proses penyembuhan medis yang efektif. Banyak warga masih memiliki anggapan keliru bahwa kusta merupakan penyakit yang tidak bisa disembuhkan terutama jika sudah terlihat cacat fisik.

Ketua Perhimpunan Epidemiolog Lampung, Ismen Mukhtar, menegaskan bahwa kusta bukanlah penyakit kutukan dan obatnya tersedia secara memadai di seluruh puskesmas. Masyarakat perlu memahami bahwa kecacatan permanen pada jari atau kulit hanya terjadi apabila penderita terlambat mendapatkan penanganan dari petugas kesehatan.

Ismen menjelaskan bahwa kusta sebenarnya memiliki tingkat penularan yang rendah dan akan berhenti menularkan kuman segera setelah penderita mulai mengonsumsi obat. Dengan rutin menjalani pengobatan sesuai anjuran, penderita dapat kembali beraktivitas secara normal tanpa perlu merasa rendah diri atau dikucilkan.

“Kustanya mudah kalau diobati, obatnya ada, bisa disembuhkan, padahal dia hanya berapa kali makan obat itu, itu sudah tidak menularkan,” ungkap Ismen, Senin 9 Maret 2026.

Edukasi yang masif diharapkan dapat mengubah cara pandang orang awam terhadap para penyintas kusta yang ada di lingkungan tempat tinggal mereka. Petugas kesehatan terus berupaya mendeteksi gejala mati rasa pada kulit lebih awal agar kuman tidak sampai merusak jaringan saraf secara permanen.

Program deteksi melalui pemeriksaan kesehatan gratis menjadi momentum penting untuk menyelamatkan warga dari risiko gangguan fungsi tubuh jangka panjang. Jika diagnosa dipastikan sejak dini, pengobatan dapat segera diberikan sehingga transmisi bakteri di lingkungan keluarga dapat dihentikan sepenuhnya.

Pemerintah berkomitmen menghadirkan layanan kesehatan yang inklusif dan ramah bagi penderita penyakit kulit menular demi mewujudkan masyarakat yang sehat. Kesadaran untuk memeriksakan diri secara sukarela tanpa rasa malu menjadi kunci utama menuju Lampung yang benar-benar bebas dari kusta.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....