Karama XV Tanamkan Makna Ramadan Bagi Mahasantri

  • 08 Mar 2026 10:24 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Program Kampus Ramadan (Karama) XV yang digelar Ma’had Al Jami’ah resmi ditutup pada malam Nuzulul Quran, 17 Ramadan 1447 H, di Masjid Safinatul Ulum.

Wakil Rektor II UIN Raden Intan Lampung, Prof. Dr. Safari, mengatakan para mahasantri untuk membangun kebiasaan baik sebagaimana tradisi santri di pesantren, terutama dalam hal belajar dan membaca.

“Habit anak pesantren itu belajar, membaca buku atau kitab. Lingkungannya juga dekat dengan masjid,” ujarnya, dilansir melalui UIN Lampung, Minggu, 8 Maret 2026.

Ia juga berpesan agar budaya santri terus dikembangkan di lingkungan Ma’had Al Jami’ah disertai pembentukan akhlakul karimah dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, Mudir Ma’had Al Jami’ah, Dr. Ahmad Basyori, menjelaskan Karama XV diisi berbagai kegiatan keagamaan yang bertujuan memakmurkan masjid selama bulan Ramadan.

“Kegiatan ini untuk meramaikan dan memakmurkan masjid. Orang-orang yang memakmurkan masjid adalah orang yang beriman kepada Allah,” katanya.

Karama merupakan program tahunan Ma’had Al Jami’ah yang diharapkan membawa keberkahan bagi civitas akademika dan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....