Hari Perempuan Internasional Jadi Momentum Refleksi Perjuangan Kesetaraan
- 06 Mar 2026 06:23 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung - Peringatan Hari Perempuan Internasional setiap 8 Maret menjadi momentum penting untuk merefleksikan perjuangan perempuan dalam memperoleh hak, kesetaraan, dan ruang partisipasi yang adil di berbagai sektor kehidupan. Momentum ini tidak hanya sekadar seremoni, tetapi juga pengingat bahwa perjuangan perempuan masih terus berlangsung di tengah berbagai tantangan sosial, ekonomi, dan perkembangan era digital.
Koordinator Program Solidaritas Perempuan Sebay Lampung, Amnesty Amalia Utami, S.H., mengatakan bahwa tema global Hari Perempuan Internasional 2026 menekankan pentingnya keadilan dan aksi nyata bagi perempuan dan anak perempuan. Menurutnya, peringatan ini harus dimaknai sebagai ruang refleksi untuk melihat kembali berbagai ketidakadilan yang masih dialami perempuan hingga saat ini.
Ia menjelaskan bahwa Solidaritas Perempuan Sebay Lampung mengusung tema khusus yaitu “Suarakan Hak, Rayakan Perjuangan, dan Menyalakan Harapan serta Menolak untuk Tunduk.” Tema tersebut mengajak perempuan untuk berani menyuarakan hak-haknya dan tidak lagi diam menghadapi ketidakadilan.
Menurut Amnesty, menolak untuk tunduk berarti perempuan harus mampu berdiri dan berdaulat atas dirinya sendiri. Perempuan didorong untuk berani berbicara, menyampaikan pendapat, serta mengambil peran dalam berbagai ruang kehidupan, baik dalam keluarga, masyarakat, maupun ranah publik.
Ia menegaskan bahwa Hari Perempuan Internasional seharusnya menjadi penggerak semangat bagi perempuan di berbagai daerah, termasuk di Lampung, untuk terus memperjuangkan kesetaraan dan memperkuat solidaritas antar perempuan dalam menghadapi berbagai bentuk ketidakadilan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....