BBPOM Lampung Intensifkan Pengawasan Keamanan Takjil saat Ramadan
- 21 Feb 2026 11:59 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan atau BBPOM di Bandar Lampung memperketat pengawasan terhadap berbagai jenis panganan berbuka puasa melalui program Intensifikasi Pengawasan Pangan atau INWAS. Program ini merupakan kebijakan nasional yang diwajibkan bagi seluruh unit pelaksana teknis di provinsi guna menjamin mutu pangan bagi masyarakat.
Ketua Tim KIE BBPOM Lampung, Sri Wulan Mega, menjelaskan bahwa pengawasan dilakukan secara khusus terhadap penjual takjil dadakan di pinggir jalan. Petugas memastikan makanan berbuka yang dijajakan bebas dari bahan berbahaya sekaligus memenuhi persyaratan keamanan pangan.
“Kita memastikan semua produk pangan yang beredar itu termasuk takjil memenuhi persyaratan keamanan mutu dan tidak merugikan masyarakat,” ujar Sri Wulan Mega, Sabtu 21 Februari 2026 .
Pelaksanaan program INWAS ini akan terus digencarkan hingga pertengahan Maret 2026 atau menjelang hari raya Idul Fitri. Fokus pengawasan takjil dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat yang memiliki minat beli tinggi terhadap panganan siap saji saat berbuka.
Petugas di lapangan melakukan pengujian sampel serta memberikan edukasi langsung kepada pedagang mengenai cara pengolahan pangan yang benar. Langkah tersebut diambil agar aspek keamanan tetap terjaga seiring dengan edukasi gizi yang diberikan oleh tenaga kesehatan.
Masyarakat diimbau untuk teliti dalam memilih takjil dengan melihat kondisi penyajian serta warna makanan yang mencolok. Kehadiran BBPOM di pusat jajanan Ramadan menjadi upaya preventif pemerintah dalam menekan risiko keracunan pangan di wilayah Lampung.
Melalui pengawasan yang ketat, diharapkan umat muslim di Lampung dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang tanpa khawatir akan kualitas makanan. Sinergi ini akan terus dipantau secara berkala hingga seluruh rangkaian kegiatan Ramadan berakhir.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....