Jasad Pelajar SMP Ditemukan di Sungai Way Tebu Pringsewu
- 20 Feb 2026 10:21 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Pringsewu - Warga Dusun 4, Pekon Tanjung Anom, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu digegerkan dengan penemuan sesosok jasad pria di pinggiran Sungai Way Tebu, Kamis (19/2/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Saat ditemukan, kondisi tubuh korban sudah membengkak dan menghitam.
Jasad tersebut pertama kali ditemukan Kuswanto, warga setempat, yang hendak mencari lokasi memancing di aliran sungai. Ia mengaku sempat mengira benda yang tergeletak di tepi sungai itu adalah boneka berukuran besar.
“Awalnya saya kira boneka. Tapi setelah didekati, ternyata tubuh manusia. Kondisinya sudah membengkak dan berwarna kehitaman,” ujar Kuswanto, Jum'at 20 Februari 2026.
Terkejut dengan temuannya, ia segera kembali ke permukiman warga dan melaporkan kejadian itu kepada aparatur pekon. Informasi tersebut kemudian diteruskan ke pihak kepolisian.
Kapolsek Pringsewu Kota AKP Ramon Zamora mewakili Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunnus Saputra membenarkan penemuan tersebut. Setelah menerima laporan, petugas bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Pringsewu dan tenaga medis langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Di tubuh korban maupun di sekitar lokasi tidak ditemukan identitas atau tanda pengenal. Setelah olah TKP selesai, jasad korban dievakuasi ke RSUD Pringsewu untuk pemeriksaan lebih lanjut,” kata Ramon.
Dari hasil penyelidikan dan proses identifikasi, polisi akhirnya mengungkap identitas korban. Ia diketahui bernama Aditya (13), pelajar SMP asal Pekon Sinar Banten, Kecamatan Talang Padang, Kabupaten Tanggamus.
Identitas tersebut diperkuat keterangan keluarga. Kakak korban, Alvian, menyebut Aditya telah dilaporkan hilang sejak Senin (16/2/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu, korban diduga tenggelam setelah terbawa arus banjir ketika mandi bersama teman-temannya di sungai bawah Jembatan Merah, Pekon Sinar Banten.
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat tenggelam dan tidak ada unsur tindak pidana,” kata Ramon.
Setelah proses identifikasi selesai, jasad korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Keluarga menyatakan tidak bersedia dilakukan autopsi dan telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....