Pelatihan Kompos Kotoran Sapi Tingkatkan Produktivitas

  • 13 Feb 2026 14:25 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Lampung Tengah - Pembuatan pupuk kompos berbahan dasar kotoran sapi menjadi fokus kegiatan pemberdayaan masyarakat di Desa Rejosari Mataram, Kecamatan Seputih Mataram, Kabupaten Lampung Tengah. Pelatihan ini menyasar Kelompok Wanita Tani dan warga setempat melalui penyuluhan serta praktik langsung pengolahan limbah ternak.

Dalam kegiatan tersebut, peserta diajarkan tahapan pembuatan kompos mulai dari pencampuran kotoran sapi dengan aktivator mikroorganisme EM4, proses fermentasi, hingga teknik penyimpanan agar kualitas pupuk tetap terjaga. Metode ini dinilai sederhana dan mudah diterapkan masyarakat secara mandiri.

Ketua Kelompok 134 KKN-PPM Institut Teknologi Sumatera, Andiva Nur Prabowo, menjelaskan bahwa kompos berbahan organik memiliki keunggulan dari sisi kandungan unsur hara dan lebih aman bagi tanah dalam jangka panjang.

“Pupuk kompos ini memiliki kandungan NPK yang baik, kualitasnya tinggi, serta biaya pembuatannya relatif terjangkau karena memanfaatkan limbah peternakan yang tersedia di desa,” ujarnya,dilansir dari Itera, Jumat, 13 Februari 2026.

Selain praktik pembuatan, peserta juga dibekali pemahaman mengenai potensi pengemasan dan pemasaran pupuk kompos agar memiliki nilai ekonomi tambahan. Warga diharapkan mampu mengolah limbah ternak menjadi produk yang bermanfaat untuk meningkatkan kesuburan tanah sekaligus menambah pendapatan.

Menurutnya, pendampingan lanjutan akan terus dilakukan agar proses produksi kompos dapat berjalan berkelanjutan dan memberi dampak nyata bagi pertanian desa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....