Luapan Anak Sungai Picu Banjir di Pringsewu

  • 13 Feb 2026 11:57 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Pringsewu - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Pringsewu (BPBD) Kabupaten Pringsewu menyebut banjir yang terjadi di sejumlah wilayah pada Kamis (12/2/2026) dipicu oleh curah hujan tinggi yang menyebabkan luapan pada anak sungai dan saluran drainase, bukan pada sungai besar.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pringsewu, Nang Abidin Hasan, mengatakan berdasarkan pemantauan di lapangan, sungai-sungai besar hanya mengalami peningkatan debit air namun tidak sampai meluap. Sebaliknya, genangan justru terjadi di sungai-sungai kecil dan drainase, terutama di wilayah yang memiliki kontur rendah.

“Curah hujan memang sangat tinggi, tapi tidak merata. Sungai besar penuh, namun tidak sampai meluap. Yang meluap justru anak-anak sungai dan drainase, terutama di daerah rendah,” ujarnya saat dihubungi, Jum’at 13 Februari 2026.

Ia menjelaskan, wilayah terdampak meliputi Kecamatan Gadingrejo, seperti Wates, dan Tambahrejo, kemudian Pringsewu Barat, Pringsewu Timur, Podomoro, serta Fajar Agung. Dari pendataan sementara, sekitar 60 kepala keluarga sempat terdampak genangan air dengan ketinggian bervariasi.

BPBD juga sempat melakukan evakuasi warga di Pringsewu Timur dan Wajah Ragung saat banjir terjadi. Pada Jumat (13/2/2026), tim kembali melakukan pemantauan dan pendataan lanjutan untuk memastikan kondisi warga serta kebutuhan yang harus dipenuhi.

“Mayoritas lokasi saat ini sudah surut. Hari ini kami fokus mendata ulang korban serta penyebab banjir di beberapa titik,” kata dia.

Untuk langkah antisipasi, BPBD bersama pemerintah daerah melakukan identifikasi terhadap sejumlah drainase yang tertutup bangunan, terutama di sekitar kawasan hotel Urban hingga arah Pasar dan Masjid Taqwa. Selain itu, ditemukan pula beberapa saluran yang mengalami pendangkalan dan tidak lagi sesuai kapasitas.

“Jika hujan tidak terlalu tinggi sebenarnya masih aman. Namun karena kapasitas drainase sudah tidak sesuai dan terjadi pendangkalan, saat hujan deras air langsung meluap,” ucapnya.

BPBD mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi hujan susulan serta segera melapor apabila menemukan genangan atau kondisi darurat di lingkungan masing-masing.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....