Strategi Mengelola Jam Kerja agar Produktivitas Meningkat
- 31 Jan 2026 22:51 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung - Jam kerja yang panjang tidak selalu berbanding lurus dengan produktivitas. Banyak orang bekerja berjam-jam, namun hasilnya tidak optimal karena kurangnya pengelolaan waktu dan energi. Sejumlah pakar produktivitas menekankan bahwa kunci memaksimalkan jam kerja terletak pada fokus, prioritas, dan manajemen energi.
- Menentukan prioritas pekerjaan
Pakar produktivitas sekaligus penulis buku Deep Work, Cal Newport, menjelaskan bahwa pekerjaan bernilai tinggi sebaiknya dikerjakan saat energi dan fokus berada di puncaknya. Menurutnya, banyak pekerja terjebak menyelesaikan tugas mendesak namun kurang berdampak, sehingga waktu kerja habis tanpa hasil signifikan.
- Bekerja fokus tanpa gangguan
Cal Newport juga menekankan pentingnya kerja fokus dalam rentang waktu tertentu tanpa distraksi. Mematikan notifikasi ponsel, menutup media sosial, dan mengatur jadwal khusus untuk mengecek email dapat membantu meningkatkan kualitas kerja.
- Menerapkan teknik manajemen waktu
Teknik Pomodoro yang diperkenalkan Francesco Cirillo, yakni bekerja fokus selama 25 menit lalu istirahat 5 menit, dinilai efektif menjaga konsentrasi dan mencegah kelelahan mental. Metode ini membantu otak bekerja dalam ritme yang lebih sehat.
- Mengelola energi, bukan hanya waktu
Peneliti produktivitas dari Stanford University, Dr. Alex Pang, menyampaikan bahwa produktivitas tinggi tidak ditentukan oleh lamanya jam kerja, melainkan kualitas energi. Dalam bukunya Rest, ia menjelaskan bahwa istirahat terencana justru meningkatkan fokus dan kreativitas.
- Mengambil jeda istirahat secara berkala
World Health Organization (WHO) menyebutkan bahwa jam kerja panjang tanpa istirahat berisiko meningkatkan stres dan gangguan kesehatan. Istirahat singkat di sela pekerjaan penting untuk menjaga performa dan kesehatan mental.
- Melakukan evaluasi di akhir jam kerja
Menutup hari kerja dengan evaluasi singkat membantu pekerja memahami efektivitas waktu yang digunakan. Kebiasaan ini memudahkan perencanaan kerja esok hari dan mencegah penumpukan tugas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....