Bahaya Plastik dan Cara Menanggulanginya

  • 28 Jan 2026 15:32 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Sampah plastik masih menjadi masalah yang belum terselesaikan di Indonesia. Jumlah penduduk yang meningkat menjadi salah satu penyebab meningkatnya jumlah sampah plastik. Menurut data Kementrian Kesehatan, sampah anorganik di Indonesia sebanyak 30-40% dan komposisi terbanyak kedua ialah sampah plastik sebanyak 14%.

Plastik merupakan salah satu bahan yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Plastik diciptakan pada awalnya bertujuan untuk dapat digunakan berulang. Namun, plastik memiliki dampak buruk jika sudah tidak digunakan. Hal ini dikarenakan, plastik adalah bahan yang sulit terurai, butuh 200 tahun hingga benar-benar terurai sempurna.

Limbah sampah plastik ini menjadi salah satu penyebab kerusakan lingkungan. Pembuangan limbah plastik sembarangan dapat menyebabkan pendangkalan sungai dan penyumbatan aliran sungai hingga menyebabkan banjir. 

Selain itu, pembuangan limbah plastik ini dapat menyebabkan pencemaran air tanah dan tanah, karena plastik dapat menyumbat penyerapan air ke dalam tanah. Hal ini juga dapat menyebabkan menurunkan kesuburan tanah. Racun dari partikel plastik yang masuk ke dalam tanah dapat membunuh hewan-hewan pengurai di dalam tanah, seperti cacing.

Upaya yang dapat dilakukan untuk menanggulangi sampah plastik ini, di antaranya mengurangi penggunaan plastik dengan beralih menggunakan kantong yang lebih ramah lingkungan dan dapat digunakan berulang. Mendaur ulang sampah plastik menjadi sesuatu yang dapat dimanfaatkan, berhenti membuang sampah sembarangan, dan mengurangi penggunaan benda-benda berbahan plastik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....