Kamar Mandi Ramah Anak, Wujudkan Keamanan di Rumah
- 10 Sep 2025 13:54 WIB
- Bandar Lampung
KBRN, Bandar Lampung: Kamar mandi sering kali menjadi salah satu ruangan yang berisiko tinggi terhadap kecelakaan di rumah, terutama bagi anak-anak. Menurut data Centers for Disease Control and Prevention (CDC) di Amerika Serikat, setiap harinya sekitar 120 anak harus dilarikan ke unit gawat darurat akibat kecelakaan yang terjadi di kamar mandi. Kondisi ini menunjukkan pentingnya perhatian orang tua dalam menciptakan kamar mandi yang ramah dan aman bagi anak. Dilansir dari infografis laman resmi Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga UPI (Universitas Pendidikan Indonesia), terdapat sejumlah langkah yang dapat dilakukan untuk meningkatkan keselamatan anak di kamar mandi.
Pertama, orang tua dianjurkan memberikan pengaman pada pintu kamar mandi. Hal ini bertujuan agar anak tidak dapat keluar masuk sendiri dan terhindar dari risiko terkunci di dalam. Selain itu, keberadaan kursi pijakan juga penting disediakan agar anak dapat dengan mudah menjangkau wastafel ketika menyikat gigi.
Kedua, kondisi lantai kamar mandi perlu mendapat perhatian. Lantai yang licin dapat menjadi penyebab utama anak terpeleset. Oleh karena itu, orang tua perlu menyikat lantai secara rutin seminggu sekali dan melakukan pengecekan berkala agar tetap aman digunakan.
Ketiga, penggunaan alas anti selip pada area mandi anak sangat dianjurkan. Dengan adanya alas tersebut, risiko anak tergelincir saat mandi dapat diminimalisir. Di samping itu, orang tua juga harus memastikan toilet selalu tertutup setelah digunakan, mengingat toilet menyimpan banyak bakteri dan kuman yang bisa menjadi sumber penyakit bagi anak.
Keempat, perlengkapan kamar mandi seperti sabun, cairan pembersih, maupun produk kimia lainnya harus disimpan di tempat yang tidak dapat dijangkau anak. Penyimpanan yang aman akan mencegah anak dari kemungkinan terpapar zat berbahaya.
Dengan menerapkan langkah-langkah sederhana tersebut, keluarga dapat menghadirkan kamar mandi yang lebih ramah anak. Upaya ini tidak hanya melindungi anak dari risiko kecelakaan, tetapi juga menciptakan lingkungan rumah yang sehat dan nyaman.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....