Melalui Kotak penetasan telur buatan, adalah Cara Cepat Budidaya Ayam Kampung Rumahan

  • 16 Okt 2024 08:08 WIB
  •  Bandar Lampung

KBRN, Bandarlampung: Ayam kampung sendiri, merupakan salah satu hewan yang sedang gencar dibudidayakan oleh masyarakat luas. Hal tersebut dikarenakan baik dari segi daging maupun telur yang dihasilkan, memiliki kualitas yang sangat baik untuk golongan ayam. Sesuai dengan nama yang dikenal oleh masyarakat, dinamakan ayam kampung karena biasa dipelihara di daerah pedesaan atau perkampungan setempat.

Bisnis ternak ayam kampung rumahan telah menjadi pilihan banyak orang saat ini. Hal ini tentu saja bukan karena alasan. Banyak kelebihan yang ditawarkan dalam beternak ayam kampung.

Misalnya saja harga daging dan telur yang lebih mahal dari ayam broiler, perawatan yang mudah, hingga permintaan daging dan telur ayam yang tinggi.

Daging dan telur ayam kampung memang dipercaya memiliki lebih banyak gizi dan manfaat, sehingga banyak orang bahkan restoran yang lebih tertarik pada ayam kampung.

Cara Ternak Ayam Kampung Pemula

Diawali dengan melakukan ternak ayam kampung ini, perlu dipersiapkan hal-hal dasar, diantaranya, lahan, kandang, bahan-bahan makanan, serta yang paling utamanya adalah ayam kampung. Ayam kampung yang hendak dibudidayakan, bisa dipilih dari usia dewasa ataupun bibit (anakan) ayam. Merawat ayam kampung usia dewasa, sebaiknya langsung dipilih minimalnya sepasang yakni satu ekor ayam kampung betina dan satu ekor ayam kampung berjenis kelamin jantan.

Kandang dapat dibuat dari bahan-bahan sederhana seperti bambu, kayu, atau bisa juga dibuat permanen dengan menambahkan semen. Tempatkan kandang di area yang mudah terjangkau oleh peternak, guna memudahkan pemiliknya dalam melakukan proses pemantauan.

. Penyemprotan pestisida pada kandang, dilakukan untuk menghilangkan berbagai macam parasit yang nantinya dapat menghambat proses beternak ayam kampung.

Memilih induk ayam

Semakin baik kondisi induk yang dipilih, maka ke depannya ayam yang dihasilkan dari proses budidaya juga akan memiliki kualitas yang serupa dengan sang induk

Tips memilih induk ayam jantan, perhatikan dari kokokan ayam tersebut. Jika memiliki suara yang sangat lantang, maka dirinya sudah termasuk ke dalam salah satu induk ayam berkualitas. Kemudian, bulu harus memiliki warna yang mengkilap, memiliki pergerakan yang aktif dan agresif, serta dalam kondisi sehat.

Sedangkan untuk induk ayam berjenis kelamin betina, dapat memperhatikan warna bulunya. Warna bulu betina harus terlihat menarik, serta memiliki ukuran tubuh yang besar. Sehingga, jika waktunya untuk melangsungkan proses pengawinan ayam betina dewasa tersebut sudah dalam kondisi siap.

Cara mengawinkan induk ayam

Cara ternak ayam kampung yang paling krusial terletak saat proses pengawinan induk ayam. Jangan memaksakan kedua induk ayam jika waktunya memang belum pas, karena bisa membuat ayam menjadi stress.

Cara menetaskan telur

Semakin berkembangnya ilmu pengetahuan di bidang peternakan dan budidaya ayam kampung, semakin canggih juga orang mencari cara untuk mempercepat proses penetasan telur tanpa membahayakan hidup dari anakan ayam tersebut.

Bagi peternak yang memiliki kebutuhan pendistribusian ayam dalam jumlah banyak, mereka akan memilih untuk mengambil cara penetesan telur dalam kurun waktu yang lebih cepat dari proses manual. Penetasan buatan ini, hanya membutuhkan waktu kurang lebih sekitar 14 hingga 20 hari saja dan beternak ayam dapat menghasilkan dengan usaha dan rentang waktu tersebut

Kotak penetasan telur buatan, dapat memberikan kenyamanan ke anak ayam saat dirinya menetas. Lalu, beri lampu penerangan sebesar 10 watt sebagai alat untuk mempercepat proses penetasan.

Cara merawat anakan ayam

Pemeliharaan yang lebih mendetail lagi, dilakukan ketika telur ayam telah berhasil menetas. Prehatikan juga frekuensi pemberian pakan serta jenis pakan yang diberikan. Berikan jagung yang telah digiling halus serta air mineral matang sebagai minumnya.

Setelah melewati kurun waktu 2 bulan, anakan ayam sudah dapat dimasukkan ke dalam kandang yang berisi ayam dewasa. Pakan yang selanjutnya diberikan pun sama dengan makanan yang dipersiapkan untuk ayam yang dewasa.

Penggabungan anak ayam ke kandang yang di dalamnya terdapat ayam-ayam dewasa, untuk memudahkan dirinya beradaptasi dengan ayam lainnya. Selain itu, dapat memicu anak ayam agar segera tumbuh memasuki usia dewasa.

Anakan ayam kampung ini, sudah dapat dipasarkan setelah memiliki kisaran usia 1 hingga 3 bulan, sedangkan ayam kampung yang dijual untuk dikonsumsi, sebaiknya memiliki bobot sekitar 1 sampai dengan 2 Kg.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....