Sejarah Hari Bidan Nasional 24 Juni

  • 24 Jun 2024 08:37 WIB
  •  Bandar Lampung

KBRN, Way Kanan: Setiap tahun pada tanggal 24 Juni selalu diperingati sebagai Hari Bidan Nasional. Bidan adalah salah satu tenaga perawat profesional yang bertanggung jawab dan akuntabel serta bekerja sebagai mitra perempuan.

Hal itu dilakukan untuk memberikan dukungan, asuhan, dan nasehat selama masa hamil, masa persalinan dan masa nifas. Serta juga memfasilitasi dan memimpin persalinan atas tanggung jawab sendiri dan memberikan asuhan kepada bayi baru lahir, dan bayi.

Peringatan ini diadakan dengan tujuan diharapkan bisa memberi penghargaan kepada seluruh profesi bidan yang ada di Indonesia. Ada pun sejarah peringatan ini berawal dari pembentukan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) pada tanggal 24 Juni 1951.

IBI didirikan oleh sekelompok bidan yang memiliki komitmen kuat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak di Indonesia. Sejak awal berdirinya, IBI telah berperan aktif dalam berbagai program kesehatan.

Fokus utamanya pada kesehatan maternal dan neonatal. Yaitu, program dalam rangka akselerasi penurunan AKI (Angka Kematian Ibu) dan AKB (Angka Kematian Bayi).

Pada tanggal 15 Oktober 1954, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI mengakui IBI secara resmi. IBI menjadi organisasi yang berbadan hukum dan terdaftar dalam Lembaga Negara Nomor: J.A.5/92/7 Tahun 1954.

Kemudian pada tahun 1956, Ikatan Bidan Indonesia resmi bergabung menjadi anggota dari organisasi International of Midwives (ICM). Hal ini membuktikan bidan adalah tenaga paramedis profesional bertanggung jawab menjaga kesehatan ibu dan anak sebelum hamil hingga melahirkan

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....