Pemprov Lampung Dorong Hilirisasi Kakao untuk Tingkatkan Nilai Tambah

  • 26 Agt 2026 17:43 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Pemerintah Provinsi Lampung mendorong hilirisasi kakao untuk meningkatkan nilai tambah bagi petani. Langkah ini dilakukan dengan mengembangkan pengolahan kakao agar petani tidak berhenti pada penjualan bahan baku.

Produksi kakao Lampung pada 2025 mencapai 48.110 ton dari luas lahan sekitar 76.262 hektare. Kontribusi tersebut mencapai sekitar 7,8 persen dari produksi kakao nasional dan menunjukkan kakao masih memiliki potensi ekonomi bagi petani Lampung.

Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Lampung Desti Arisandi mengatakan peluang pengembangan kakao semakin terbuka seiring tingginya permintaan komoditas tersebut. Pemerintah juga mendorong petani membentuk kelompok agar pengolahan kakao dapat dilakukan secara bersama.

Harga biji kakao nonfermentasi di tingkat petani saat ini berada pada kisaran Rp51.000 hingga Rp55.000 per kilogram. Menurut Desti, kondisi harga tersebut perlu diikuti dengan pengolahan agar petani dapat memperoleh nilai ekonomi yang lebih besar dari kakao yang dihasilkan.

Lampung mendapat program pengembangan kakao sekitar 8.450 hektare pada tahun ini. Program tersebut mencakup peremajaan dan perluasan yang tersebar di sejumlah wilayah Lampung.

"Bagaimana caranya petani membentuk satu kelompok nantinya ke depan mereka tidak hanya menjual kakao fermentasi tapi kakao yang sudah menjadi bentuk olahan, baik dia biji kering ataupun memang nantinya dia bentuknya pasta ataupun bubuk," ujar Desti, Selasa 25 Agustus 2026.

Desti menjelaskan hilirisasi dapat dilakukan dengan mengolah kakao menjadi biji kering, pasta, bubuk, atau produk lainnya. Upaya tersebut diarahkan agar petani memiliki pilihan usaha setelah menghasilkan kakao dari kebun.

Pemerintah berharap pengolahan kakao dapat meningkatkan pendapatan petani sekaligus membuka peluang usaha baru di daerah. Hilirisasi juga diarahkan untuk membuat nilai tambah dari komoditas kakao lebih banyak dinikmati petani Lampung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....