Server ASIK Lemot hingga NIK Tak Valid, Dinkes Ungkap Kendala CKG di Pringsewu
- 12 Agt 2026 07:09 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Pringsewu - Pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kabupaten Pringsewu masih menghadapi sejumlah kendala, baik dari sisi teknis pelayanan maupun pemahaman masyarakat, Selasa, 11 Agustus 2026.
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Pringsewu, Riza Marroska, mengatakan salah satu kendala yang dihadapi petugas berada pada sistem aplikasi ASIK CKG. Menurutnya, server aplikasi tersebut terkadang lambat sehingga petugas harus melakukan penginputan data berulang kali.
Selain itu, masih ditemukan NIK yang tidak valid sehingga data peserta tidak dapat dimasukkan ke dalam sistem. Dashboard ASIK juga terkadang mengalami maintenance.
“Kendala dalam gedung di antaranya server aplikasi ASIK CKG sering lemot sehingga entri data CKG harus berulang-ulang, NIK tidak valid sehingga tidak dapat dientri, dan dashboard ASIK sering maintenance,” kata Riza.
Di sisi lain, beban kerja petugas juga menjadi tantangan karena harus menangani berbagai program dan kegiatan kesehatan lainnya. Tidak hanya persoalan teknis, kendala juga ditemukan dari sisi masyarakat. Riza mengatakan masih ada masyarakat yang belum memahami program CKG dan mengalami kesulitan dalam mengisi skrining mandiri.
Persoalan kelengkapan administrasi juga masih ditemukan. Sebagian masyarakat datang ke layanan tanpa membawa dokumen seperti kartu keluarga asli atau dokumen lainnya. Kondisi tersebut dapat menyebabkan kesalahan data ketika proses penginputan dilakukan.
“Kesadaran masyarakat dalam mendukung kelengkapan administrasi masih rendah,” ujarnya.
Meski menghadapi sejumlah kendala, pelaksanaan CKG di Kabupaten Pringsewu terus berjalan. Hingga periode Januari-Juli 2026, sebanyak 265.651 warga telah mengikuti CKG atau mencapai 61 persen dari seluruh penduduk Kabupaten Pringsewu. Riza mengimbau masyarakat memanfaatkan layanan CKG yang tersedia di puskesmas dan klinik pratama.
Selain gratis, pemeriksaan tersebut dapat membantu masyarakat mengetahui kondisi kesehatan dan mendeteksi penyakit sejak dini. Jika hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi yang membutuhkan penanganan lebih lanjut, pasien dapat dirujuk.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....