Tumbuh Positif, Luas Tanam Padi Lampung Masuk 4 Besar Nasional

  • 27 Mei 2026 10:28 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Kementerian Pertanian menempatkan Provinsi Lampung dalam jajaran posisi 4 besar nasional untuk pertumbuhan luas tambah tanam padi. Indikator luas tanam di Lampung dilaporkan tumbuh sebesar 5,42 persen berdasarkan basis data evaluasi kementerian.

Total luas tambah tanam periode Oktober hingga April tercatat meluas dari 467.542 hektare menjadi 492.906 hektare. Penambahan areal tanam baru ini setara dengan penambahan 25.364 hektare bidang tanah produktif di tingkat daerah.

Staf Ahli Bidang Hubungan Kelembagaan Kementan, Tin Latifah, meminta seluruh daerah di Lampung tetap meningkatkan kinerja pelayanan mereka. Aparatur pertanian daerah dilarang cepat berpuas diri mengingat target perluasan tanam bulan Mei dipatok sebesar 80.005 hektare.

Tin Latifah membeberkan hasil evaluasi per kabupaten yang menunjukkan masih adanya beberapa wilayah penyumbang defisit lahan tanam. Penurunan luas bidang tanam tersebut harus segera dievaluasi agar tidak mengganggu akumulasi capaian provinsi.

"Kalau musim libur biasanya capaian tanam ikut turun, entah petaninya atau petugasnya yang libur mencatat," ujarnya pada Selasa 27 Mei 2026.

Kabupaten Lampung Timur tercatat menjadi daerah penyumbang defisit lahan tanam terbesar dengan selisih mencapai 3.228 hektare. Rapor merah tersebut disusul oleh Kabupaten Way Kanan sebesar 1.129 hektare dan Tulang Bawang Barat setinggi 785 hektare.

Sementara itu Kabupaten Tanggamus menempati posisi defisit terkecil dengan catatan kekurangan lahan tanam seluas 42 hektare saja. Kementan meminta dinas pertanian setempat mendampingi petani secara intensif guna mengejar ketertinggalan luas tanam tersebut.

Optimalisasi lahan tidur di seluruh pedesaan menjadi fokus mendesak yang harus diselesaikan dalam sisa kuartal tahun ini. Mobilisasi alat mesin pertanian akan diarahkan ke wilayah terdampak guna mempercepat proses pengolahan tanah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....