Kementan Sebut Lampung Jadi Penopang Swasembada Pangan Nasional
- 27 Mei 2026 10:28 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung - Kementerian Pertanian Republik Indonesia mencatat Provinsi Lampung mengalami tren peningkatan produksi padi dan beras secara konsisten di tingkat nasional. Capaian positif tersebut berhasil diraih di tengah merosotnya volume produksi gabah di sejumlah daerah lain.
Kondisi ketangguhan pangan ini menjadikan Lampung sebagai salah satu daerah kunci dalam mewujudkan target swasembada nasional. Kementan memberikan target yang jauh lebih besar karena Lampung dinilai memiliki potensi mumpuni sebagai penopang utama stok pangan pusat.
Staf Ahli Bidang Hubungan Kelembagaan Kementan, Tin Latifah, memaparkan volume produksi padi Lampung tahun 2024 mencapai 2,78 juta ton gabah kering giling. Angka capaian tersebut diproyeksikan melonjak tajam hingga menyentuh 3,24 juta ton pada tahun 2025.
Lonjakan produksi sebesar 16,53 persen ini menjadi catatan sejarah capaian tertinggi sektor pertanian di Lampung. Tren positif serupa juga diikuti oleh volume produksi beras yang merangkak naik bertahap dari 1,60 juta ton menjadi 1,86 juta ton.
"Lampung bisa menjadi penyokong utama, tulang punggung tercapainya swasembada pangan nasional," ujar Tin Latifah pada Selasa, 26 Mei 2026.
Kontribusi pasokan dari Lampung terhadap pemenuhan pangan nasional tercatat mengalami perluasan dari 5 persen menjadi 5,11 persen. Evaluasi sementara Badan Pusat Statistik juga menunjukkan produksi beras periode Januari hingga Juni 2026 masih tumbuh 5,51 persen.
Pertumbuhan positif di atas lima persen tersebut dinilai sangat luar biasa di tengah banyaknya provinsi lain yang mengalami krisis pangan. Kementan mengapresiasi kinerja para petani lokal yang tetap produktif menghadapi tantangan cuaca ekstrem.
Pencapaian rekor ini diharapkan dapat terus dipertahankan melalui penguatan tata kelola pasca-panen yang lebih modern. Produktivitas yang terjaga akan memperkokoh posisi tawar ekonomi Lampung di tingkat nasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....