Bangun Gerai, Kodpes Merah Putih Pesawaran Jangkau Seluruh Desa

  • 18 Feb 2026 15:01 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Pesawaran - Pemerintah Kabupaten Pesawaran mencatat pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) telah menjangkau seluruh desa dan kecamatan di wilayah setempat. Hingga saat ini, sebanyak 148 KDMP di seluruh kecamatan telah terbentuk, baik secara kelembagaan maupun berbadan hukum, Rabu 18 Februari 2026.

Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Tenaga Kerja Kabupaten Pesawaran, M Iqbal, mengatakan setelah tahap pembentukan kelembagaan rampung, pengembangan koperasi kini memasuki fase pembangunan sarana usaha berupa gerai dan pergudangan.

“Untuk Kabupaten Pesawaran, KDMP memang sudah terbentuk di 148 desa. Sekarang kita masuk pada tahapan pembangunan gerai dan pergudangan. Sampai saat ini sudah terbangun 47 gerai di 47 KDMP desa, bahkan ada salah satu yang progresnya hampir 100 persen,” kata M Iqbal.

Ia menjelaskan, sektor usaha yang dikembangkan pada KDMP mengacu pada konsep tujuh gerai utama, yang dikombinasikan dengan potensi lokal masing-masing desa.

“Untuk tujuh gerai itu memang hampir seluruh KDMP mengadopsinya. Sedangkan potensi desa disesuaikan, misalnya di desa yang basisnya perikanan, bisa ditambahkan sektor perikanan. Kalau wilayah pesisir atau nelayan, bisa dikembangkan perikanan tangkap,” ujarnya.

Terkait target penguatan koperasi, M Iqbal menyebutkan bahwa pengembangan KDMP merupakan bagian dari kebijakan nasional, sehingga daerah mengikuti arah kebijakan pusat.

“Harapannya, kalau mengikuti kebijakan pusat, di tahun 2026 seluruh KDMP sudah bisa berjalan optimal,” katanya.

Terkait kendala, ia mengakui bahwa setiap program tentu memiliki tantangan, namun sejauh ini belum ditemukan hambatan yang bersifat prinsipil.

“Yang perlu terus kita dorong adalah sosialisasi yang lebih intensif, supaya masyarakat tidak hanya menerima, tetapi juga proaktif dalam memanfaatkan keunggulan koperasi ke depan,” ucapnya.

Antusiasme masyarakat terhadap keberadaan KDMP, lanjut M Iqbal, dinilai cukup tinggi, meski di awal masih membutuhkan upaya pengenalan.

“Sekarang sudah terlihat antusiasme masyarakat, karena mereka berharap KDMP bisa meningkatkan taraf perekonomian, khususnya di desa,” katanya.

Pergerakan ekonomi koperasi juga mulai tampak, terutama pada gerai sembako. Selain itu, rencana pengembangan sektor pupuk, klinik, dan apotek juga mulai dijalankan, mengikuti kebijakan pemerintah pusat.

“Untuk simpan pinjam, sebenarnya ini yang kita harapkan menjadi tren, meskipun saat ini belum terlalu kuat. Tapi kita optimistis progresnya akan baik,” ujarnya.

Dalam hal partisipasi, M Iqbal menyebut masyarakat masih cenderung menunggu dan melihat, namun hal tersebut dinilai sebagai dinamika yang wajar.

“Kita akan terus mendorong agar masyarakat lebih aktif berpartisipasi di KDMP,” kata Iqbal.

Pemkab Pesawaran juga menjalin koordinasi dengan pihak perbankan serta sejumlah badan usaha guna mendukung penguatan koperasi.

“Komunikasi dengan perbankan dan beberapa badan usaha sudah terjalin intens. Kita berharap setelah seluruh koperasi berjalan dan nanti dilaunching secara nasional oleh Presiden, ini bisa mengakselerasi pergerakan ekonomi koperasi agar lebih cepat ke depan,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....