Anak Muda Jadi Target Bandar Narkoba

  • 05 Feb 2026 11:30 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Anak muda menjadi sasaran utama peredaran narkoba karena berada pada fase usia paling rentan. Hal tersebut diungkapkan Kepala BNNK Lampung Selatan AKBP Rahmad Hidayat dalam Dialog Selamat Pagi Teman Pro 2 (SPADA) Pro 2 RRI Bandarlampung, Kamis, 5 Februari 2026.

Rahmad menjelaskan, usia 15 hingga 24 tahun merupakan fase pencarian jati diri dengan rasa ingin tahu yang tinggi. Kondisi ini kerap dimanfaatkan bandar narkoba dengan iming-iming pengalaman baru yang dianggap seru dan menyenangkan. 

“Anak muda ini sedang ingin mencoba banyak hal, di situ bandar masuk menawarkan narkoba sebagai sesuatu yang kelihatan menarik,” kata Rahmad.

Rahmad Hidayat menyebut data prevalansi nasional menunjukkan penyalahgunaan narkoba pada 2025 mencapai 2,11 persen atau setara 4,15 juta jiwa penduduk Indonesia usia 15–64 tahun. Artinya, dari setiap 10.000 penduduk, terdapat 211 orang yang menyalahgunakan narkoba dalam setahun terakhir.

Jika dilihat dari kelompok umur, peningkatan terbesar terjadi pada usia 15–24 tahun. Prevalensi setahun pakai naik dari 1,81 persen pada 2023 menjadi 2,53 persen pada 2025, atau meningkat 0,72 persen. Angka ini menunjukkan anak muda berada dalam posisi paling rawan.

Selain faktor usia, tekanan pergaulan dan fear of missing out turut memperbesar risiko. Rahmad menyebut banyak anak muda takut tersisih dari lingkaran pertemanan. 

“Bandar sering membungkus narkoba seolah bagian dari gaya hidup keren supaya anak muda merasa harus ikut,” ujarnya, menambahkan

Peran media sosial juga dinilai signifikan. Konten yang menampilkan gaya hidup glamor dan instan kerap menormalisasi narkoba. Anak muda yang aktif di media sosial lebih mudah terpapar ajakan maupun promosi terselubung.

Rahmad Hidayat menegaskan, pemahaman terhadap modus ini penting agar anak muda lebih waspada. 

“Kalau sudah tahu pola dan jebakannya, mereka bisa lebih berani menolak dan memilih masa depan yang sehat,” katanya, mengakhiri.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....