Akses Permodalan Petani Melalui Koperasi Desa Merah Putih

  • 04 Feb 2026 18:01 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Selain pemasaran hasil pertanian, Koperasi Desa Merah Putih juga dirancang untuk membuka akses permodalan bagi petani. Muhammad Arif Setyawan menyebut unit usaha simpan pinjam menjadi salah satu komponen penting dalam koperasi tersebut.

Menurut Arif, permodalan merupakan masalah klasik di sektor pertanian. Banyak petani yang terpaksa bergantung pada pinjaman informal dengan bunga tinggi karena keterbatasan akses ke lembaga keuangan formal.

Kehadiran koperasi desa diharapkan dapat menjadi solusi dengan menyediakan pembiayaan yang lebih mudah, terjangkau, dan berbasis kebutuhan petani. Dengan demikian, proses produksi pertanian dapat berjalan lebih optimal.

Arif menambahkan bahwa akses modal ini seharusnya terintegrasi dengan unit usaha lain dalam koperasi, sehingga membentuk satu ekosistem pertanian yang saling mendukung dari hulu hingga hilir.

Namun ia mengingatkan, pengelolaan unit simpan pinjam membutuhkan SDM yang kompeten agar tidak menimbulkan risiko penyalahgunaan dana maupun kerugian bagi anggota koperasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....