Peran Koperasi Merah Putih dalam Ekosistem Pertanian Desa

  • 04 Feb 2026 17:48 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Muhammad Arif Setyawan menilai Koperasi Desa Merah Putih memiliki potensi besar untuk menjadi sokoguru ekonomi desa, khususnya di sektor pertanian. Menurutnya, mayoritas desa di Indonesia masih bertumpu pada aktivitas pertanian sebagai sumber penghidupan utama.

Arif menjelaskan, salah satu persoalan utama yang dihadapi petani adalah ketidakpastian pasar dan harga hasil panen. Di sinilah koperasi dapat mengambil peran penting sebagai penjamin pasar dan penstabil harga produk pertanian desa.

Koperasi Desa Merah Putih juga dapat membangun ekosistem pertanian terpadu, mulai dari penyediaan sarana produksi, pendampingan budidaya, hingga pengolahan pascapanen. Contohnya, koperasi dapat mengelola rice milling unit untuk menyerap gabah petani dan mengolahnya menjadi beras siap jual.

Dengan sistem tersebut, nilai tambah hasil pertanian tidak lagi dinikmati oleh tengkulak, melainkan kembali ke petani dan masyarakat desa. Hal ini dinilai mampu memperkuat ekonomi lokal secara berkelanjutan.

Arif menekankan bahwa konsep ini sangat ideal, namun pelaksanaannya membutuhkan kesiapan manajemen dan perencanaan yang matang agar koperasi benar-benar memberi manfaat nyata bagi petani.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....