Pemudik Asal Jakarta Sebut Kepadatan H-2 Lebaran Terpusat di Pulau Jawa

  • 19 Mar 2026 13:54 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Pringsewu - Arus mudik H-2 Lebaran di Jalur Lintas Barat (Jalinbar) Pringsewu tidak hanya dipantau oleh petugas, tetapi juga dirasakan langsung oleh para pemudik yang melintas. Salah satunya Hasanudin, warga Lampung yang melakukan perjalanan dari Jakarta menuju Kabupaten Tanggamus. Ia mengaku berangkat pada sore hari sekitar pukul 16.00 WIB.

Selama perjalanan, Hasanudin merasakan kepadatan arus lalu lintas masih cukup tinggi, terutama di wilayah awal keberangkatan di Pulau Jawa.

“Kalau dari Jakarta, titik macet mulai terasa dari Daan Mogot sampai ke arah Cikupa, Tangerang,” ujarnya saat ditemui di rest area wilayah Pringsewu, Kamis 19 Maret 2026.

Namun, kondisi lalu lintas mulai berangsur lancar setelah memasuki jalur penyeberangan hingga tiba di Lampung. Ia menyebut perjalanan dari Pelabuhan Bakauheni menuju arah Pringsewu relatif tanpa hambatan berarti.

“Kalau dari Bakauheni alhamdulillah sudah lancar. Kemacetannya memang lebih terasa saat masih di Pulau Jawa,” katanya.

Hasanudin tiba di Lampung sekitar pukul 18.30 WIB setelah menempuh perjalanan seharian. Ia memperkirakan total waktu tempuh dari Jakarta hingga Tanggamus mencapai sekitar satu hari penuh. Mudik tahun ini ia lakukan bersama dua rekannya. Keputusan berangkat di H-2 Lebaran juga disesuaikan dengan jadwal perjalanan bersama.

“Awalnya mau berangkat lebih awal, tapi menunggu teman juga. Jadi akhirnya berangkat bareng,” ujarnya.

Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, Hasanudin menilai tingkat kepadatan arus mudik tahun ini tidak jauh berbeda.

“Menurut saya hampir sama saja dengan tahun lalu, sama-sama ramai,” ujarnya.

Meski perjalanan tergolong lancar, ia mengaku cuaca panas menjadi tantangan tersendiri, terutama saat berkendara di siang hari.

“Kendala paling terasa itu panas saja di jalan, selebihnya tidak ada masalah,” katanya.

Ia juga memastikan ketersediaan bahan bakar selama perjalanan dalam kondisi aman tanpa kendala berarti.

“Untuk BBM lancar, tidak ada kendala,” kata dia.

Hasanudin berharap ke depan arus mudik bisa lebih tertata sehingga kemacetan di jalur utama, khususnya di Pulau Jawa, dapat berkurang.

“Harapannya semoga perjalanan bisa lebih lancar lagi dan kemacetan bisa berkurang,” tuturnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....