Peran Media Sosial dalam Menjaga Silaturahmi Lebaran
- 19 Mar 2026 08:59 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandar Lampung : Perayaan Idul Fitri selalu identik dengan tradisi saling bermaafan dan mempererat hubungan antarsesama. Namun, di tengah perkembangan teknologi, cara masyarakat menjaga silaturahmi kini turut mengalami perubahan. Media sosial hadir sebagai jembatan baru yang menghubungkan keluarga dan kerabat, terutama bagi mereka yang tidak dapat bertemu secara langsung.
Aplikasi seperti WhatsApp, Instagram, dan Facebook menjadi sarana utama untuk mengirim ucapan Lebaran. Sejak malam takbiran, pesan berisi permohonan maaf dan doa kebaikan mulai membanjiri grup keluarga maupun percakapan pribadi. “Walaupun tidak bisa pulang kampung, saya tetap merasa dekat dengan keluarga lewat video call,” ujar Rina, seorang pekerja di Tulang Bawang Barat. Ia mengaku teknologi sangat membantu mengobati kerinduan di momen Lebaran.
Selain pesan teks, tren berbagi konten visual juga semakin populer. Banyak pengguna yang mengunggah foto keluarga, hidangan khas Lebaran, hingga momen kebersamaan sebagai bentuk berbagi kebahagiaan. Fitur story dan live streaming bahkan memungkinkan interaksi secara real-time, seolah-olah berada di tempat yang sama.
Media sosial juga mempermudah penyelenggaraan acara halal bihalal secara virtual. Melalui platform rapat daring seperti Zoom atau Google Meet, keluarga besar yang tersebar di berbagai daerah tetap dapat berkumpul, saling menyapa, dan bermaafan tanpa harus bertatap muka secara langsung. Meski demikian, sejumlah kalangan menilai bahwa silaturahmi digital tidak sepenuhnya dapat menggantikan kehangatan pertemuan fisik. Interaksi langsung dinilai lebih mampu menghadirkan kedekatan emosional yang mendalam, terutama bagi orang tua dan anggota keluarga yang jarang menggunakan teknologi.
Di sisi lain, penggunaan media sosial juga menuntut kebijaksanaan. Penyebaran pesan berantai yang berlebihan atau ucapan yang kurang personal dapat mengurangi makna silaturahmi itu sendiri. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap menjaga etika dan ketulusan dalam berkomunikasi. Pada akhirnya, kehadiran media sosial telah membawa warna baru dalam perayaan Idul Fitri. Meski cara berinteraksi berubah, tujuan utamanya tetap sama, yakni menjaga hubungan baik dan mempererat tali persaudaraan di hari yang penuh berkah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....