BPBD: Waspada Cuaca Ekstrem saat Mudik

  • 13 Mar 2026 13:54 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi. Analis Kebencanaan BPBD Provinsi Lampung, Wahyu Hidayat, mengatakan kesiapan sebelum perjalanan menjadi faktor penting untuk meminimalkan risiko bencana di jalur mudik.

"Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh masyarakat sebelum melakukan perjalanan jauh, mulai dari kesiapan kendaraan, kondisi fisik pengemudi, hingga pengetahuan mengenai jalur yang akan dilalui. Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk memahami potensi bahaya di sepanjang jalur perjalanan serta memantau perkembangan cuaca yang dapat berubah dengan cepat." Ujar Wahyu.

Wahyu Hidayat menjelaskan, salah satu kerentanan yang sering terjadi saat musim mudik adalah kurangnya pembaruan informasi terkait perubahan cuaca. Kondisi cuaca ekstrem saat ini dapat berubah dalam waktu singkat, misalnya dari kondisi cerah menjadi mendung dan hujan deras hanya dalam waktu sekitar satu jam. Oleh karena itu, masyarakat disarankan untuk rutin memantau informasi prakiraan cuaca melalui aplikasi resmi dari BMKG yang dapat diakses melalui telepon seluler.

"Selain memantau informasi cuaca, pemudik untuk tidak memaksakan diri melanjutkan perjalanan apabila kondisi cuaca memburuk atau ketika tubuh sudah terlalu lelah. Masyarakat dapat memanfaatkan posko istirahat yang tersedia di sepanjang jalur mudik. perjalanan yang sedikit lebih lama namun aman jauh lebih baik dibandingkan memaksakan perjalanan dengan risiko keselamatan yang tinggi," kata Wahyu.

BPBD juga mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan apabila terjadi bencana di lingkungan sekitar. Laporan dapat disampaikan melalui nomor layanan darurat BPBD atau melalui aparatur setempat seperti pamong desa yang nantinya akan meneruskan informasi kepada tim reaksi cepat. Wahyu menegaskan bahwa partisipasi masyarakat sangat penting dalam upaya mitigasi bencana, mulai dari menjaga lingkungan, memastikan saluran air berfungsi dengan baik, hingga membangun komunikasi antarwarga agar risiko bencana dapat ditekan semaksimal mungkin.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....