Polres Pringsewu Dirikan Dua Pos Lebaran dan Siagakan Tim Urai Kemacetan

  • 13 Mar 2026 13:23 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Pringsewu - Menjelang arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah, Polres Pringsewu menyiapkan sejumlah langkah untuk memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman dan lancar. Selain mendirikan dua pos pelayanan, kepolisian juga menyiagakan tim khusus untuk mengurai potensi kemacetan serta menangani kemungkinan bencana selama masa mudik, Jumat, 13 Maret 2026.

Langkah tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan Operasi Ketupat Krakatau 2026 yang digelar untuk mengamankan arus mudik dan arus balik Lebaran di wilayah Kabupaten Pringsewu. Kapolres Pringsewu M. Yunnus Saputra mengatakan dua pos pengamanan Lebaran disiapkan sebagai pusat pelayanan bagi masyarakat. Pos tersebut berada di Rest Area Pringsewu sebagai pos pelayanan, serta Pos Pengamanan di Komplek Pendopo Kabupaten Pringsewu.

Selain pos pengamanan, pengaturan arus lalu lintas juga diperkuat dengan ratusan personel gabungan dari berbagai instansi. Mereka berasal dari unsur TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Kesehatan, relawan hingga Pramuka Saka Bhayangkara. Menurut Yunnus, Polres Pringsewu juga membentuk tim khusus untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan di sejumlah jalur utama yang selama ini kerap menjadi titik rawan kemacetan saat musim mudik.

“Sebagai evaluasi dari tahun-tahun sebelumnya, memang ada beberapa titik yang rawan terjadi kemacetan. Selain itu, karena saat ini masih musim hujan dan berpotensi terjadi banjir, kami juga menyiagakan unit khusus untuk mengurai kemacetan sekaligus menangani kemungkinan bencana,” kata Yunnus usai memimpin apel gelar pasukan Operasi Ketupat di Mapolres Pringsewu, Kamis (12/3/2026).

Ia menegaskan, langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Polres Pringsewu dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, baik yang merayakan Lebaran maupun yang melakukan perjalanan melintasi wilayah Pringsewu.

“Harapannya selama perayaan Lebaran nanti masyarakat dapat merayakannya dengan aman, nyaman, dan tertib,” ujarnya.

Berbagai kesiapan, kata dia, telah dilakukan untuk mendukung kelancaran operasi, mulai dari latihan praoperasi hingga apel gelar pasukan sebagai bentuk pengecekan akhir kesiapan personel dan sarana prasarana. Operasi Ketupat Krakatau 2026 akan berlangsung selama 13 hari, terhitung mulai 13 hingga 25 Maret 2026.

Dalam amanat Kapolri yang dibacakan Kapolres saat apel, disebutkan bahwa perayaan Idul Fitri merupakan agenda nasional yang berdampak besar terhadap mobilitas masyarakat serta perputaran ekonomi. Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat pada masa Lebaran 2026 diperkirakan mencapai 143,9 juta orang. Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 14–15 Maret serta 18–19 Maret 2026, sementara puncak arus balik diperkirakan berlangsung pada 24–25 Maret dan 28–29 Maret 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....