Mahar Mahal, Ini Pesan MPU ke Anak Muda

  • 31 Jan 2026 19:39 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh — Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, Tgk. Faisal Ali, mengimbau anak muda Aceh untuk tetap bijak menghadapi mahalnya mahar perkawinan, terutama di tengah melonjaknya harga emas saat ini. Pernyataan tersebut disampaikan dalam perbincangan bersama RRI Banda Aceh, Rabu (28/1/2026).

Menurut Tgk. Faisal, tingginya mahar perkawinan menjadi masalah sosial bagi masyarakat, khususnya bagi kalangan muda yang belum menikah. Ia menekankan dua hal utama: belajar dengan tekun dan bekerja keras.

“Gunakan kesempatan kalian yang masih muda dan sehat untuk menuntut ilmu sebanyak-banyaknya. Jangan habiskan waktu di warung kopi berjam-jam, bermalam-malam, atau bermain game. Jika kalian sudah memiliki penghasilan sendiri, itu juga sudah baik,” ujarnya.

Selain itu, Tgk. Faisal menekankan pentingnya kesederhanaan dan keberkahan dalam membangun rumah tangga. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak terjebak gengsi atau meniru gaya hidup orang lain, melainkan menyesuaikan kehidupan dengan kemampuan masing-masing.

“Orang kaya tidak boleh meniru cara hidup orang miskin, dan orang miskin tidak boleh meniru pola hidup orang kaya. Sesuaikan kehidupan dengan kapasitas masing-masing. Hidup sederhana dan berkah akan membawa ketenangan dan keberlanjutan,” kata Tgk. Faisal.

Ia menambahkan, anak muda Aceh harus fokus bekerja dan mencari penghasilan, karena dengan usaha dan pengelolaan keuangan yang bijak, masalah mahalnya mahar dan kebutuhan hidup dapat diatasi.

“Sekali lagi saya harap anak-anak muda Aceh untuk bekerja, bekerja, bekerja. InsyaAllah, pendapatan yang diperoleh akan cukup, apapun mahal atau tidaknya mahar yang harus dibayarkan,” tutup Tgk. Faisal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....