Persiraja Banda Aceh Kalah Dramatis 3-4 di Kandang Adhyaksa FC
- 13 Apr 2026 08:27 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh — Persiraja Banda Aceh harus mengakui keunggulan Adhyaksa FC Banten dengan skor 3-4 dalam laga sengit Pegadaian Championship 2025-2026 di Banten International Stadium, Serang, Minggu 12 April 2026. Pertandingan berlangsung dramatis hingga menit akhir dengan jual beli serangan dari kedua tim.
Adhyaksa FC langsung membuka keunggulan pada menit ke-16 melalui tendangan keras Adilson Gancho da Silva yang tak mampu dibendung kiper Persiraja, M Reza. Bola melesat kencang melewati lini pertahanan, mengubah skor menjadi 1-0.
Sejak awal laga, tim berjuluk Laskar Rencong tampil di bawah tekanan. Serangan bertubi-tubi dari sisi kiri dan kanan Adhyaksa membuat lini belakang Persiraja, termasuk Muhammad Revan dan rekan-rekan, kewalahan. Hingga memasuki menit ke-40, Persiraja belum mampu menciptakan peluang berbahaya, sementara lini depan yang dihuni Sutan Diego Armando Ondriano Zico dan Jechson Felix masih kesulitan menembus pertahanan lawan.
Petaka kembali datang pada menit ke-41. Kemelut di depan gawang Persiraja dimanfaatkan Adhyaksa menjadi gol kedua melalui skema yang melibatkan Adilson dan Ramiro Ezequiel Fergonzi. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Persiraja mulai menemukan ritme permainan setelah melakukan pergantian pemain, termasuk memasukkan Connor Flynn dan Risna Prahalabenta. Perubahan ini berdampak positif terhadap pola serangan tim.
Pada menit ke-60, Persiraja mendapatkan hadiah penalti usai Connor Flynn dilanggar di kotak terlarang. Setelah tinjauan VAR, wasit mengesahkan pelanggaran tersebut. Flynn yang maju sebagai eksekutor sukses memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1.
Namun, Adhyaksa kembali menjauh setelah mendapatkan penalti akibat pelanggaran yang dilakukan Muh. Ariel Kurung terhadap Adilson. Ramiro Fergonzi yang menjadi algojo sukses menjalankan tugasnya, membawa tuan rumah unggul 3-1.
Persiraja tak menyerah. Semangat juang Fitra Ridwan dan kawan-kawan membuahkan hasil pada menit ke-79 melalui tendangan keras jarak jauh yang gagal diantisipasi kiper lawan. Skor berubah menjadi 3-2.
Drama semakin memuncak di masa injury time. Pada menit 90+2, Persiraja berhasil menyamakan kedudukan menjadi 3-3 melalui aksi Al Muzanni yang memanfaatkan umpan panjang dan melewati dua pemain bertahan sebelum mencetak gol.
Namun situasi berbalik ketika Persiraja harus bermain dengan 10 pemain usai Omid Popalzay menerima kartu kuning kedua. Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan Adhyaksa FC untuk mencetak gol penentu kemenangan di menit ke-99 melalui sundulan Fergonzi. Skor 4-3 bertahan hingga laga usai.
Pelatih Persiraja Banda Aceh Jaya Hartono mengaku kecewa dengan hasil pertandingan di kandang Adhyaksa. Padahal, kata Jaya, anak asuhnya telah tampil habis-habisan.
"Seperti yang kita lihat dalam pertandingan babak pertama tadi, banyak peluang yang kita ciptakan tapi justru kesalahan-kesalahan kita sendiri yang banyak dimanfaatkan oleh tim tuan rumah," kata Jaya dalam sesi konfrensi pers.
"Di babak kedua, walaupun kita sudah tertinggal dua gol, di babak kedua kita masih bisa tampil, bisa membalik menjadi 3-1, 3-2, kemudian menjadi 3-3. Dan tragedi di babak kedua menit-menit terakhir ini, ini seharusnya saya melihat jam, melihat waktu, itu sudah lebih dari 7 menit. Karena gol terjadi itu menit ke-54 babak kedua. 54. Ini ada gol, ini ada waktunya. Nih, kalau Anda mau lihat ini. 52 harusnya sudah selesai. Tapi ini 54 terjadi gol. Itu tadi kalau belum, belum terjadi gol, itu diteruskan itu mungkin," sambungnya.
Jaya juga mengatakan, Persiraja seharusnya punya peluang untuk membawa pulang satu poin dari kandang lawan. "Jadi kami dengan hasil ini sangat kecewa. Yang seharusnya kami bisa membawa satu poin dari sini, tapi dengan kejadian ini, akhirnya kami gagal untuk meraih poin di sini. Saya minta jujurlah semua ya. Supaya sepak bola kita ini enak ditonton, tidak ada yang tersakiti," bebernya.
"Karena saya sangat salut dengan pemain saya, begitu perjuangan mereka begitu bagus, habis-habisan mereka berjuang semua. Mereka berjuang habis-habisan untuk bisa mempertahankan bahkan untuk bisa membalas gol-gol yang tadinya kita kalah, bisa menjadi 3-3. Saya sangat salut sekali dengan perjuangannya pemain. Ya, saya rasa itu aja yang bisa saya sampaikan," tambahnya.
Hasil ini mengantarkan Adhyaksa FC semakin kokoh di puncak klasemen dengan koleksi 47 poin, sementara Persiraja turun ke posisi kelima dengan 37 poin.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....