Persiraja Luncurkan Tiket Digital, Sembilan Laga Kandang Bisa Dibeli Sekaligus

  • 23 Agt 2026 23:29 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh – Persiraja Banda Aceh mulai beralih ke sistem penjualan tiket digital untuk menyambut kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027. Klub berjuluk Laskar Rencong itu menyiapkan platform Tiketpersiraja.id yang akan dibuka bagi suporter mulai 1 September 2026.

Sistem tersebut diperkenalkan manajemen Persiraja dalam kegiatan di Muraya Hotel Aceh, Banda Aceh, Minggu 23 Agustus 2026. Turut hadir manajemen Persiraja hingga panitia pelaksana.

Manager Ticketing Persiraja, Rijalul Farisan, mengatakan penerapan tiket digital menjadi bagian dari pembenahan layanan bagi penonton pada musim kompetisi mendatang.

Menurutnya, tiket yang dibeli melalui platform tersebut akan menggunakan barcode sebagai akses masuk stadion. Suporter tidak lagi diwajibkan menukarkan tiket digital dengan gelang seperti yang diterapkan sebelumnya.

Barcode pada tiket nantinya dipindai petugas di pintu masuk. Pembayaran dan proses pembelian dilakukan melalui sistem yang telah disiapkan Persiraja.

“Insyaallah sistemnya sudah kita pastikan aman, termasuk data diri yang diinput. Website kita juga sudah dipersiapkan dari hal-hal tersebut,” ujar Rijalul Farisan.

Ia mengatakan Persiraja juga telah menyiapkan langkah antisipasi apabila terjadi gangguan teknis pada hari pertandingan. Posko atau layanan pengaduan akan disediakan untuk membantu penonton yang sudah memiliki tiket, tetapi mengalami kendala ketika mengakses maupun memindai tiket.

Petugas bahkan akan bersiaga beberapa jam sebelum pertandingan untuk menangani persoalan teknis yang mungkin dialami penonton.

Persiraja juga menerapkan pembatasan penjualan berdasarkan kapasitas stadion. Artinya, jumlah tiket yang tersedia tidak akan melebihi daya tampung stadion.

"Kebijakan pembatasan tersebut dapat diterapkan lebih ketat pada pertandingan dengan animo penonton tinggi, termasuk laga yang berpotensi menjadi pertandingan besar seperti Persiraja menghadapi PSMS Medan," ujar Rijalul.

Sistem berbasis data juga memungkinkan Persiraja mengatur pembelian berdasarkan identitas pembeli. Hal ini sekaligus menjadi evaluasi dari pengalaman musim sebelumnya ketika satu NIK telah digunakan dalam pembelian tiket.

Rijalul menyebutkan, pada musim lalu, penonton dapat membeli hingga lima lembar tiket dalam satu transaksi dengan ketentuan tertentu. Persiraja kini menyiapkan sistem yang lebih terkontrol agar penjualan tidak melampaui kapasitas stadion.

"Berbeda dari musim sebelumnya yang menggunakan pihak ketiga, pengelolaan sistem tiket pada kompetisi kali ini dilakukan Persiraja secara mandiri," katanya.

Sementara itu, Media Officer Persiraja, Ariful Usman, mengatakan sistem penjualan akan dibuka untuk seluruh laga kandang yang jadwalnya telah dirilis. Sedikitnya terdapat sembilan pertandingan kandang Persiraja yang dapat dipesan oleh suporter.

Dengan demikian, suporter tidak harus menunggu mendekati hari pertandingan untuk membeli tiket. Tiket laga kandang yang berlangsung beberapa bulan ke depan juga dapat dipesan sejak awal pembukaan penjualan.

“Yang dirilis ada sembilan pertandingan home. Jadi teman-teman bisa membeli tiket untuk sembilan pertandingan ke depan dan bisa dibooking,” kata Ariful.

Penggunaan tiket digital ini diharapkan membuat akses penonton ke stadion lebih cepat sekaligus mengurangi antrean sebelum pertandingan.

Persiraja memastikan Tiketpersiraja.id mulai dapat diakses pada 1 September 2026, dengan pertandingan kandang pertama yang menggunakan sistem tersebut dijadwalkan menghadapi RANS United.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....