Peringatan Dini Cuaca Aceh, Sejumlah Wilayah Berpotensi Hujan Lebat

  • 02 Okt 2026 00:22 WIB
  •  Banda Aceh

RRICO.ID, Banda Aceh – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk sejumlah wilayah di Provinsi Aceh. Peringatan tersebut berlaku selama dua hari, yakni pada 2 hingga 3 Oktober 2026.

Prakirawan BMKG Faqih Musyaffa mengatakan, aktivitas Gelombang Ekuatorial Rossby di Aceh, yang disertai daerah belokan angin dan konvergensi, berpotensi meningkatkan aktivitas konvektif di sejumlah wilayah. "Kondisi tersebut diperkuat suhu muka laut yang hangat di Samudra Hindia barat Sumatera dan perairan timur Aceh," ujarnya dalam laporannya yang diterima RRI, Kamis 1 Oktober 2026.

Suhu muka laut yang hangat berpotensi meningkatkan proses penguapan serta kandungan uap air di atmosfer. Kondisi atmosfer tersebut dapat memicu pertumbuhan awan hujan di sejumlah wilayah Aceh.

Pada 2 Oktober 2026, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang berpotensi terjadi di Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Selatan, Aceh Singkil, dan Aceh Tengah. Potensi serupa juga mencakup Aceh Tenggara, Aceh Timur, Aceh Utara, Bener Meriah, Bireuen, Gayo Lues, Pidie, Pidie Jaya, Subulussalam, Simeulue, dan Nagan Raya.

Khusus Nagan Raya, BMKG memperkirakan adanya potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai angin kencang pada 2 Oktober. Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian masyarakat, terutama saat melakukan aktivitas di luar ruangan.

Sementara itu, pada 3 Oktober 2026, hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang berpotensi terjadi di Aceh Barat Daya, Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Selatan, Aceh Tamiang, Aceh Tengah, dan Aceh Tenggara. Potensi cuaca serupa juga diprakirakan terjadi di Aceh Timur, Bener Meriah, Bireuen, Gayo Lues, Pidie, dan Pidie Jaya.

BMKG mengingatkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi secara tiba-tiba, terutama pada sore hingga malam hari. Masyarakat diimbau berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan maupun berkendara ketika kondisi cuaca mulai memburuk.

Selain itu, masyarakat diminta menghindari daerah yang menjadi sumber atau tempat berkumpulnya air, seperti danau, sungai, dan waduk, ketika hujan berintensitas tinggi atau berlangsung dalam durasi lama. Kewaspadaan tersebut diperlukan untuk mengurangi risiko yang dapat ditimbulkan akibat cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Aceh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....